Warga menerima BLT di depan Hotel Utama, Lubuk Baja, Sabtu (26/11/2022). Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Warga Kecamatan Lubuk Baja menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam rangka pengendalian inflasi Kota Batam Tahun 2022. Masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapat Rp 300 ribu yang dibagikan di depan Hotel Utama, Lubuk Baja, Sabtu (26/11/2022). Selanjutnya, Senin besok di Kampung Pelita.

Sekretaris Dinsos Kota Batam, Leo Putra mengatakan, penyaluran BLT ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun 2022. Pemerintah daerah wajib menganggarkan belanja Perlindungan Sosial pada tahun 2022.

“Pemerintah Kota Batam melalui dinas sosial akan mengawal kegiatan penyaluran BLT hingga sampai kepada masyarakat dengan melibatkan Kejaksaan, BPKP dan Kepolisian,” kata Leo.

Untuk penerima bantuan merupakan keluarga miskin dan rentan yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), namun belum mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan BLT BBM di Kota Batam.

“Mekanisme penyaluran akan dilaksanakan melalui penyedia jasa yaitu PT. Pos Indonesia,” ujar Leo.

Eksecutif Vice Presiden Kantor Regional I Medan, Dino Ariyadi mengatakan, seluruh kegiatan yang menjadi program pemerintah pada dasarnya harus dilaksanakan dalam hal ini penyaluran BLT di Kota Batam. Katanya, seluruh penyaluran BLT ini dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi Pos Giro Cash (PGC) disertai dengan dokumentasi.

“Program pemerintah dalam hal ini penyaluran BLT harus tepat waktu, tepat sasaran dan tepat jumlah agar terciptanya transparansi,” imbuhnya.

Syapriadi, tokoh masyarakat mengatakan, sebagai perwakilan warga Kecamatan Lubuk Baja ia sangat berterimakasih kepada Walikota Batam terkait adanya penyaluran BLT yang sangat membantu untuk kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini mendapat pengamanan langsung dari Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Budi Hartono.

Wali Kota Batam, HM Rudi meminta kepada masyarakat yang menerima bantuan agar mengambil secara tertib, dan memastikan masuk dalam daftar penerima bantuan dan bantuan harus tepat sasaran.

“Pemerintah Kota Batam akan memantau penyaluran BLT kepada keluarga penerima manfaat untuk memastikan tidak ada pemotongan bantuan,” kata Rudi.

Rudi mengatakan, bantuan sosial yang akan disalurkan Pemko Batam berbentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 300 ribu untuk setiap keluarga yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial. Lanjutnya, pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan bantuan sosial yang akan disalurkan sebagai upaya pengendalian inflasi, dan menjaga daya beli masyarakat pasca penyesuaian harga BBM.

“Pemerintah Kota Batam sedang berupaya untuk membangkitkan perekonomian, sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat Kota Batam,” paparnya.

Di Kecamatan Lubuk Baja ada 1.271 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masing-masing Rp 300 ribu, tersebar di 5 kelurahan, yakni; Kelurahan Baloi Indah 179 KPM, Kelurahan Batu Selicin 132 KPM, Kelurahan Kampung Pelita 243 KPM, Kelurahan Lubuk Baja Kota 268 KPM, Kelurahan Tanjung Uma 449 KPM.

Apabila KPM tidak hadir dalam pendistribusian penyaluran BLT, maka KPM tersebut dapat kembali mengambil BLT di Kantor Pos Indonesia.

Saat itu, para KPM yang sudah mengambil BLT sebanyak 918 KPM. Sedangkan untuk penerima KPM Kelurahan Kampung Pelita akan diterima pada Senin (28/11/2022) di Kelurahan Kampung Pelita sebanyak 243 KPM.(*/srd)