SZ, tersangka kasus pencurian kabel. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Pencuri kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) di Sei Harapan, Sekupang dibekuk jajaran Polsek Sekupang. Pelaku berinisial SZ (29 tahun) beraksi dengan 2 kawannya yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Pencurian itu terjadi pada tanggal 29 Agustus 2022. Saat itu pelapor mendapat telpon dari saksi S dan menyuruh pelapor datang ke lapangan atau ke lokasi kejadian pencurian kabel PJU.

Selanjutnya pelapor memberitahukan kejadian tersebut kepada Andreas selaku pimpinannya. Selanjutnya pelapor bersama Andreas mendatangi TKP, namun pelaku sudah melarikan diri.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 4 juta. Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sekupang.

Barang bukti berupa potongan kabel PJU dengan panjang sekitar 8 meter beserta 2 cangkul tertinggal tidak jauh dari lokasi kejadian. Barang bukti itu selanjutnya dibawa pelapor ke Polsek Sekupang.

Setelah menerima laporan polisi tersebut, Unit Reskrim Polsek Sekupang mendatangi TKP, dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi yang berada di seputaran TKP. Diperolehkan informasi pelakunya SZ beserta 2 orang temannya yg belum diketahui identitasnya. Para pelaku kabur saat petugas Binamarga mendatangi lokasi.

Selanjutnya pada Senin (12/9/2022) sekira pukul 16.30 WIB, Unit Reskrim Polsek Sekupang mendapatkan informasi bahwa pelaku SZ sedang berada di pangkalan Ojek Komplek Wijaya Sei Harapan. Kemudian tim bergerak cepat menuju lokasi tersebut dan berhasil mengamankan pelaku SZ yang sempat kabur dan bersembunyi setengah bulan.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N melalui Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Surya Wardhana, mengatakan, pelaku mengaku melakukan aksinya bersama dengan 2 temannya yang saat ini masih DPO.

Dari pengakuannya pelaku baru kali ini mencuri, dan belum sempat menjual kabel tersebut karena pelaku kepergok tim Patroli Dinas Bina Marga. Diperkirakan harga 1 meter kabel Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu.

“Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) Ke 4e dan 5e KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya tujuh tahun,” ujar Kapolsek saat menggelar konferensi pers didampingi Kasi Humas AKP Tigor Sidabariba, Kanit Reskrim Polsek Sekupang Iptu Muhammad Ridho dan Kasi Pemeliharaan Penerangan Jalan Umum Andreas di Mapolsek Sekupang, Senin (26/9/2022).(*/srd)