Kapolsek Bengkong Iptu Mardalis saat mengintrogasi pelaku. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Pelaku pembuang bayi di semak-semak Bengkong Sadai berhasil diungkap Polsek Bengkong. Si pembuang bayi laki-laki tak berdosa itu adalah ibu kandungnya dan dibantu oleh seorang pria yang merupakan saudara kandung pelaku.

Dua pelaku yang diamankan yakni berinisial M (18 tahun) merupakan ibu Kandung dari Bayi yang dibuang dan pelaku berinisial ME (30 tahun), kakak kandung pelaku M yang berperan membuang bayi ke semak-semak depan Perumahan Cipta Permata, Kelurahan Bengkong Sadai, Kecamatan Bengkong.

Kapolresta Barelang Kombes Nugroho Tri N melalui Kapolsek Bengkong Iptu Mardalis, mengatakan, kronologis kejadian tersebut berawal pada Minggu (28/8/2022) sekira pukul 11.20 WIB, saat itu saksi H hendak membuang tikus yang mati di tong sampah di Perum Cipta Permata.

Tiba-tiba saksi H mendengar tangisan bayi di dalam karung di semak-semak dekat tong sampah. Kemudian saksi H langsung mendekati semak-semak tersebut, dan memeriksa isi karung.

“Ternyata ditemukan seorang bayi laki laki yang menangis dalam kondisi masih ada tali pusarnya dan berlumuran darah,” ujar Kapolsek.

Kemudian saksi memindahkan bayi tersebut ke kain dan membawa bayi tersebut ke bidan terdekat di Telaga Indah Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong. Selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Bengkong untuk diproses lebih lanjut.

Setelah menerima laporan tersebut, pada Kamis (8/9/2022) sekira pukul 17.30 WIB, Unit Opsnal Reskrim Polsek Bengkong yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Bengkong Iptu Rio Ardian, melakukan penyelidikan di seputaran tempat kejadian, kemudian didapat informasi dari masyarakat ada seseorang yang sebelumnya hamil dan sudah melahirkan tetapi tidak tahu dimana keberadaan bayinya.

“Sehingga Unit Opsnal Reskrim Polsek Bengkong meminta keterangan dan mengumpulkan bukti-bukti bahwa orang yang dimaksud adalah pelaku M,” ujar Kapolsek.

Setelah diintrogasi, pelaku M mengakui telah melahirkan bayi dan membuang bayi tersebut dibantu oleh ME, kakak kandungnya.

Kapolsek juga menjelaskan, motif pelaku membuang bayi yang baru dilahirkan tersebut dikarenakan malu ketahuan keluarga besarnya, dan warga setempat. Karena bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap dengan beberapa orang laki-laki.
Dan kondisi bayi saat ini dalam keadaan sehat walafiat. Yang sekarang sudah diasuh oleh anggota Polsek Bengkong.

Kapolsek juga menghimbau kepada masyarakat Kecamatan Bengkong, apabila ada hal-hal seperti ini terjadi atau mohon maaf jika ada perempuan yang hamil di luar nikah, silahkan datang ke Polsek Bengkong.

“Kami akan berikan solusi dan jalan yang terbaik karena anak tersebut tidak berdosa dan sudah dilindungi oleh undang-undang. Jangan sampai melakukan yang melanggar hukum seperti kejadian ini yang bayinya dibuang,” paparnya.

Atas perbuatannya pelaku M disangkakan melanggar Pasal 77B Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 01 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Dan Atau Pasal 308 KUHP Dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan.

“Sedangkan pelaku ME juga dipersangkakan pasal yang sama dan Jo Pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan,” tegas Kapolsek saat konferensi pers didampingi Kasi Humas AKP Tigor Sidabariba, serta Kanit Reskrim Iptu Rio Ardian di Mapolsek Bengkong, Rabu (21/9/2022).(*/srd)