Porter dan masyarakat kurang mampun mendapatkan beras. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Sejumlah porter pelabuhan mendapatkan beras pasca penyesuaian harga BBM dari Polsek Kawasan Pelabuhan Batam, Senin (19/9/2022) sekitar pukul 10.00 WIB. Di hari yang sama, Sat Polairud Polresta Barelang juga menyalurkan 30 paket sembako kepada nelayan dan buruh panggul.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Batam, AKP Awal Syaban Harahap bersama personel memberi imbauan dan membagikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu dan porter pelabuhan sebanyak 10 karung beras berisi 5 kilogram.

Kapolsek menghimbau kepada masyarakat agar tetap bisa beraktifitas seperti biasanya, dan lebih bijak menyikapi isu penyesuaian harga BBM yang ditetapkan pemerintah serta selalu menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Dijelaskan, kegiatan ini juga merupakan pelaksanaan monitoring pihaknya dan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.

“Tentunya penyesuaian harga BBM ini membawa dampak besar bagi masyarakat, akan tetapi kita tetap bijak menyikapinya serta tetap beraktifitas seperti biasanya. Mari kita menjaga situasi tetap aman dan kondusif setelah kenaikan harga BBM ini,” ujar Kapolsek.

Kasat Polairud Polresta Barelang, Kompol R. Moch. Dwi Ramadhanto mengatakan, personel Sat Polairud Polresta Barelang akan berupaya untuk memberikan bantuan berupa sembako agar dapat sedikit meringankan beban masyarakat, khususnya nelayan dan kuli panggul yang mengalami dampak penyesuaian harga BBM.

“Bantuan sosial dalam bentuk paket sembako tersebut disalurkan kepada masyarakat nelayan kecil yang berada di pangkalan-pangkalan nelayan di Perairan Batu Ampar dan Pelabuhan Rakyat Tanjung Uma.

Kegiatan ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan untuk meringankan beban masyarakat khususnya nelayan. “Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para nelayan,” harap Kasat Polairud Polresta.(*/srd)