Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N mengintrogasi begal. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – RS (30 tahun), perampok handphone di Kampung Utama Atas, Lubuk Baja dilumpuhkan dengan timah panas oleh polisi. Korbannya merupakan dua anak di bawah umur. Korban mengalami luka-luka saat mempertahankan handphonenya saat dirampas pelaku.

Pelaku merupakan residivis kasus yang sama pada tahun 2020 di Batam. Ia baru keluar dari Lapas pada Agustus lalu. Pelaku berhasil diamankan di Parkiran Mitra Mall Batu Aji Kota Batam.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N mengatakan, peristiwa itu bermula pada Minggu (28/8/2022) sekitar pukul 06.35 WIB di Kampung Utama Atas, Lubuk Baja. Saat itu tersangka mendatangi warung milik korban dan pura-pura membeli Rokok. Di warung tersebut ada anak perempuan berinisial I yang berusia 12 tahun, dan adik laki-lakinya berinisial M berusia 10 tahun.

Saat itu korban I sedang memegang handphone merek Xiaomi Redmi 9A warna sky blue, kemudian tersangka langsung merampas handphone dari tangan korban. Sempat terjadi tarik menarik antara korban dan tersangka, namun pelaku berhasil membawa kabur handphone tersebut.

Kemudian korban berteriak, “Maling maling…”. Dan didengar adiknya inisial M, kemudian mengejar tersangka ke arah motor. M sempat memegang besi belakang jok motor tersangka, karena digaspol, tubuh M terseret sejauh sekitar 50 meter. Akibatnya korban mengalami luka-luka. Sedangkan tersangka yang berhasil mengambil handphone melarikan diri ke arah Nagoya.

Atas peristiwa ini viral di media sosial, yang terlihat di CCTv ada aksi heroik seorang anak yang menyelamatkan handphone milik kakaknya dari rampasan pelaku RS.

Pada saat penangkapan, Unit Jatanras Polresta Barelang bersama Unit Opsnal Polsek Lubuk Baja melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan pelaku. Karena pelaku mencoba melawan petugas saat akan ditangkap.

Kapolresta merasa empati atas perjuangan korban dengan memberikan 1 handphone kepada korban. Atas perhatian tersebut, kedua orang tua korban terharu, dan mengucapkan terimakasih kepada Kapolresta dan jajaran yang telah berhasil mengungkap dan menangkap begal tersebut.

“Atas perbuatannya itu tersangka RS diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun sebagaimana dimaksud dengan Pasal 365 ayat ke (1) KUHP,” ujar Kapolresta saat konferensi pers didampingi Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Abdul Rahman, Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono, serta Kasi Humas AKP Tigor Sidabariba di Lobby Mapolresta Barelang, Senin (19/9/2022).(*/srd)