KT, penjambret digiring polisi di Polsek Lubuk Baja. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Seorang penjambret berinisial KT alias Bogan (29 tahun), ditangkap jajaran Polsek Lubuk baja di sekitaran pasar pagi, Kecamatan Lubuk Baja pada Kamis (28/7/2022) sekira pukul 19.30 WIB. Pelaku merupakan residivis spesialis jambret yang bebas pada Februari 2022.

Peristiwa itu bermula pada TKP pertama Kamis (7/7/2022) sekira pukul 09.00 WIB. Saat itu korban berinisial D baru saja selesai berbelanja keperluan dapur di pasar pagi.
Kemudian korban yang dibonceng saksi DW pulang menggunakan motor menuju ke Komplek Ruko Pantai Permata, Kelurahan Tanjung Uma, Lubuk Baja.

Pada saat berada dekat di simpang jalan di Ruko Pantai Permata, tiba-tiba saksi yang mengendarai motor langsung mengerem dikarenakan dari arah belakang sebelah kanan datang pelaku KT naik motor dan langsung menghadang jalan korban.

Tiba-tiba pelaku KT mendekati korban dari arah samping sebelah kanan. Di saat itulah pelaku mulai mengarahkan tangan sebelah kanan ke leher korban dan kemudian menarik paksa kalung emas milik korban yang terpasang di leher. Korban pun terkejut dan langsung berteriak, “Jambret..!!”.

Setelah berhasil mengambil kalung emas, pelaku kabur. Kejadian tersebut dilaporkan korban Polsek Lubuk Baja.

Selanjutnya Opsnal Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja dipimpin Iptu Thetio melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman CCTV di setiap masing-masing TKP.

Berdasarkan informasi yang didapatkan dari sumber yang akurat, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja melakukan pengintaian terhadap pelaku yang merupakan residivis jambret. Tak lama KT dibekuk di dalam rumahnya di sekitaran Pasar Pagi.

Namun pada saat akan hendak ditangkap, KT berusaha melawan dan melarikan diri. Hingga akhirnya, tim melakukan tindakan tegas terukur untuk menghentikan pelarian pelaku.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N melalui Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono, mengatakan, kasus ini terdapat 4 TKP dengan 4 Laporan Polisi (LP).

“TKP yang keempat yang terjadi pada tanggal 27 Juli 2022, sehari setelahnya pelaku berhasil diamankan,” ujar Kapolsek.

Berdasarkan pengakuan pelaku KT, pelaku sudah lebih dari 20 menjambret dengan target ibu-ibu atau perempuan yang menggunakan kalung emas. Jika digabungkan kerugian para korban di 4 LP sekitar Rp 20 juta.

Kapolsek menghimbau kepada masyarakat Kota Batam khususnya wilayah Kecamatan Lubuk Baja, karena memang masih ada beberapa titik penerangan yang kurang di malam hari, atau mungkin jika di pagi hari di tempat sepi untuk lebih waspada.

“Dan dimohon kepada kaum hawa untuk tidak menggunakan perhiasan berlebihan agar mengantisipasi kejadian yang tidak kita inginkan,” imbaunya.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 365 Ayat (1) KUHP Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

“Ancamannya hukuman penjara selama-lamanya sembilan tahun,” tegas Kapolsek saat konferensi pers didampingi Kasihumas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba dan Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja Iptu Thetio Nardiyanto di Mapolsek Lubuk Baja, Rabu (10/8/2022).(*/srd)