Road barriers atau traffic block yang dipasang pihak BP Batam. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam, Fesly Abadi Paranoan, memberi tanggapan terkait keterangan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di media beberapa waktu lalu soal jalan yang menjadi kewenangan dan tanggungjawab provinsi.

“Seperti yang kita ketahui bahwa status jalan Hang Kesturi adalah jalan provinsi, sehingga pihak Provinsi Kepri lah yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab atas jalan tersebut sesuai Keputusan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 1863 Tahun 2016,” ujar Fesly Abadi Paranoan didampingi Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait, Selasa (2/8/2022).

Dikatakannya, jika provinsi tidak memiliki anggaran untuk perbaikan jalan tersebut (Simpang Taiwan – Batu Besar), sebagaimana keterangan Gubernur di media beberapa waktu lalu, maka sebaiknya dikoordinasikan dengan BP Batam dalam perencanaan dan penganggarannya.

“Dan tidak memberikan statement di media setelah adanya keluhan dari para investor dan masyarakat,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan, ruas jalan ini menurut statusnya merupakan Jalan Provinsi Kepulauan Riau, berdasarkan Keputusan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 1863 Tahun 2016. Wewenang pemerintah provinsi meliputi pengaturan, pembinaan, pembangunan, dan pengawasan pada jalan-jalan tersebut.

“Kondisi jalan yang rusak tepat di depan kawasan industri ini harus ditangani. Pemerintah provinsi semestinya harus punya concern juga ke arah sana, karena Batam adalah penopang perekonomian Kepri,” paparnya.

Apa langkah yang kemudian dilakukan BP Batam? Meskipun jalan berada pada ranah Provinsi Kepri, kita tidak bisa mengabaikan kondisi kerusakan jalan ini berlarut-larut, karena jalan ini masuk dalam Kawasan Strategis Nasional, yang mana kawasan industri ada di sana.

“Sebagai langkah mengamankan jalannya arus lalu lintas di Kawasan Industri, saat ini BP Batam telah mengajukan anggaran perbaikan jalan Hang Kesturi sesuai dengan mekanismenya,” ucapnya lagi.

Tambahnya, rekayasa lalu lintas untuk menghindari laka lantas berupa pengalihan jalur atau re-route ke jalan baru yang telah dibangun BP Batam (Kabil – Batu Besar), dengan penempatan road barriers atau traffic block juga terlihat sudah dipasang oleh tim dari BP Batam pada Selasa (2/8).

“Di saat BP Batam tengah mengajukan anggaran untuk pembangunan dan perbaikan Jalan Hang Kesturi, BP Batam, Pemerintah Kota Batam juga terlihat melakukan penanganan awal,” tutupnya.(*/red)