Pelaku tindak pidana persetubuhan anak bawah umur digelandang polisi. Foto: st

BATAM (BATAMLAGI.COM) – DS, pria 23 tahun ini harus mendekam di balik jeruji besi. Pasalnya, ia telah merusak anak gadis orang yang masih di bawah umur.

Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Surya Wardhana menjelaskan, peristiwa itu bermula pada Senin (11/7/2022) pukul 06.00 WIB, korban sudah 2 hari tidak pulang ke rumah.

Ternyata, korban pulang diantar pelaku. Karena merasa curiga, ibu korban melakukan introgasi kepada korban. Akhirnya korban mengaku sudah melakukan hubungan badan layaknya suami istri dengan pelaku DS.

“Mengetahui hal tersebut orang tua korban melapor ke Polsek Sekupang,” ujar Kapolsek.

Setelah menerima laporan korban, Unit Reskrim Polsek Sekupang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, korban. Kemudian mencari pelaku. Namun pelaku berpindah-pindah tempat.

“Kemudian pada Jumat (15/7/2022) pelaku berhasil diamankan di rumahnya Perumahan Permata Laguna, Kecamatan Batu Aji,” paparnya.

Setelah dilakukan pendalaman pada pelaku bahwa benar pelaku melakukan hubungan badan sebanyak 4 kali terhadap korban yang masih di bawah umur (14 tahun).

“Pelaku merupakan pacar korban yang sudah berhubungan selama 7 bulan, dan pelaku mengetahui bahwa korban masih di bawah umur,” ungkap Kapolsek.

Kapolsek juga menghimbau orang tua untuk melakukan pengawasan dan penjagaan terhadap anak.

“Kami juga sudah sering menyampaikan ke sekolah-sekolah dengan memberikan sosialiasasi dan dimohon untuk selalu mengawasi pergaulan anak yang sumbernya dari orang tua, sekolah serta yang ikut berperan aktif dalam pengawasan terhadap anak,” ujarnya.

Atas kejadian ini pelaku dijerat dengan Pasal 81 Ayat (2) Jo Pasal 82 Ayat (1) UU Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 01 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang perlindungan anak menjadi undang-undang.

“Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tegas Kapolsek.(*/srd)