Kokain seberat 48.473.22 gram dimusnahkan di Polres Kepulauan Anambas, Kamis (21/7/2022). Foto: ist

ANAMBAS (BATAMLAGI.COM) – Pemusnahan narkotika jenis kokain seberat 48.473.22 gram dilaksanakan di Polres Kepulauan Anambas, Kamis (21/7/2022). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Rudi Pranoto.

Wakapolda menjelaskan, penemuan barang bukti itu berawal pada tanggal 1 Juli 2022 sekira jam 7.30 WIB di Pantai Tunjuk, Desa Landak, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas sebanyak 25 bungkus di dalam tas warna hitam. Barang haram itu ditemukan oleh Rudikon dan Samsul Bahri yang berprofesi sebagai nelayan.

Selanjutnya, temuan itu dilaporkan ke Bhabinkamtibmas dan Polsek Jemaja. Menerima laporan tersebut selanjutnya dilakukan pencarian di sekitar pantai.

“Dan berhasil mendapatkan total 43 bungkus Kokain di 8 TKP dari tanggal 1 Juli sampai dengan 3 Juli 2022,” jelas Wakapolda.

Diduga, puluhan bungkus kokain berasal dari OPL (Out Port Limited) wilayah perairan Malaysia dan Thailand yang terbawa arus angin barat menuju perairan Kepulauan Anambas.

Di pantai itu juga banyak sampah yang diduga juga berasal dari OPL.

“Dapat dianalisa bahwa transportasi yang digunakan oleh sindikat kokain Internasional adalah kapal laut ke negara tujuan dengan cara mengikat barang bukti narkotika jenis kokain di bawah lambung kapal,” paparnya.

Diperkirakan disebabkan faktor cuaca ekstrim mengakibatkan kokain itu terbawa arus angin barat dan terdampar di pesisir pantai wilayah Kepulauan Anambas.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S. juga menambahkan, bahwa 96 persen wilayah Kepri adalah perairan. Katanya, banyak sekali tindak pidana ilegal yang terjadi, terutama tindak pidana Narkotika dan Human Traficking yang terjadi di wilayah perairan.

“Oleh karena di beberapa kesempatan yang lalu juga pernah saya sampaikan bahwa Polda Kepri dan jajaran sangat membutuhkan dukungan kapal ataupun speedboat cepat dalam upaya untuk melakukan pengejaran terhadap para pelaku tindak pidana Narkotika yang memang memanfaatkan jalur perairan Kepri ini yang berbatasan dengan berbagai negara tetangga untuk memasukkan atau menyelundupan Narkotika ataupun menjadikan wilayah kita tempat perlintasan untuk menuju ke negara lain,” jelasnya.

Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Ahmad David. juga mengemukakan, pihaknya juga sudah melakukan kerja sama dengan semua instansi terkait dengan penemuan ini.

“Dari hasil identifikasi kita bahwa ini merupakan jaringan Internasional yang berasal dari Negara lain dengan sistem pengiriman Ship To Ship, sehingga belum sempat memasuki wilayah kita dan cuaca ekstrim sehingga mengakibatkan narkotika ini terbawa arus dan terdampar di pesisir pantai wilayah Kepulauan Anambas,” paparnya.

Dilanjutkan Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Syafrudin Semidang Sakti, dalam pencarian barang bukti, pihaknya juga telah melakukan penyisiran hingga ke semua wilayah pesisir pantai sampai dengan di wilayah Telaga, baik di Pulau Telaga Besar maupun di Telaga Kecil.

“Bahkan kita juga sudah menelusuri hingga ke Pulau Siantan dilakukan penyisiran yang bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut,” imbuhnya.(*/srd)