Amir Hamid tersangka kasus pengancaman di Mapolsek Lubuk Baja dan barang bukti. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Amir Hamid, seorang tersangka kasus pengancaman dibekuk Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja, pada Senin (18/7/2022). Dari tersangka, polisi mengamankan sejata tajam seperti parang dan pisau dapur.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N melalui Kapolsek Lubuk baja Kompol Budi Hartono, mengatakan, peristiwa ini bermula pada Jumat (15/7/2022) sekira pukul 21.20 WIB di Komplek Nagoya Newton Blok M No. 03 Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, korban dengan pelaku terjadi selisih paham.

Lalu, pelaku menghubungi saksi atas nama Tony (mantan suami korban) dan meminta tolong. Tak berapa lama saat Tony datang, pelaku masuk ke dapur dan mengambil pisau dapur dan langsung mengejar Tony dengan mengancungkan pisau. Tony yang ketakutan berlari.

Melihat kejadian tersebut, korban juga ketakutan dan menghidupkan mobil yang saat akan memutarkan mobilnya. Pelaku berbalik arah dan mengejar korban masuk pintu depan sebelah kiri, serta mengancungkan pisau ke arah korban.

Korban semakin ketakutan, sehingga menginjak gas dan rem mendadak. Pelaku pun terjatuh.

Selanjutnya korban menjemput Tony untuk bersama-sama membuat laporan polisi. Namun saat di perjalanan dihadang pelaku. Korban lari dan diikuti pelaku sampai ke Polsek Batu Ampar.

Setibanya di Polsek, korban menceritakan kejadian yang dialaminya. Tak berapa lama, pelaku tiba langsung diamankan petugas. Saat dilakukan penggeledahan, didapati 1 bilah parang disimpan di dalam celana depan pelaku.

Atas kejadian tersebut korban membuat laporan ke Polsek Lubuk Baja.

Setelah mendapat laporan dari Polsek Batu Ampar bahwa telah mengamankan terduga pelaku pengancaman terhadap korban yang terjadi di wilayah hukum Polsek Lubuk Baja, selanjutnya Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja Iptu Thetio Nardiyanto langsung mengamankan pelaku, dan melakukan serangkaian tindakan penyelidikan guna mendapatkan bukti permulaan yang cukup.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pelapor, korban, saksi-saksi lain, adanya bukti petunjuk serta adanya barang bukti selanjutnya dilakukan gelar perkara untuk menetapkan terlapor Amir Hamid sebagai tersangka. Adapun barang bukti yang diamankan adalah 1 bilah pisau dapur, 1 bilah parang, 1 motor Honda Revo.

“Dari hasil gelar perkara, terlapor dapat ditetapkan sebagai tersangka, kemudian tersangka langsung ditahan guna proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Kapolsek.(*/srd)