Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi di dataran Engku Hamidah. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Pawai Takbir Hari Raya Idul Adha tingkat Kota Batam Tahun 1443 Hijriah/ 2022 Masehi cukup meriah. Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi pun bangga atas antusias ribuan warga yang hadir di tempat tersebut.

Pawai Takbir dimulai dari Dataran Engku Hamidah, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Sabtu (9/7/2022) malam, dan berakhir di Bundaran Tembesi.

Rudi mengatakan, kalau sudah tumpah ruah diindikasikan adanya pergerakan perekonomian di tengah masyarakat.

“Berarti masyarakat sudah mulai ada pembangunan ekonomi kita semua. Semoga pundi-pundi ekonomi sudah mulai nampak bangkit,” ujarnya.

Ia juga mengimbau, agar masyarakat Kota Batam tetap mawas diri dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Karena Covid-19 belum berakhir.

“Maka mari kita jaga, ingat covid belum selesai. Mudah- mudahan dengan bangkitnya ekonomi dan covid hilang. Semoga Kota Batam dapat bangkit kembali,” ucapnya.

Terkait penyakit mulut dan kuku (PMK), Rudi meminta agar semua hewan kurban sudah bersertifikat, yang dikeluarkan dinas ketahanan pangan dan dinas kesehatan Kota Batam.

“Adalah penyakit mulut dan kuku, saya titip semua hewan yang akan dikurban sudah ada sertifikat dari kepala dinas ketahanan pangan dan dinas kesehatan,” ucapnya.

Ia berharap, jika semua taat dan dijalani sesuai aturan, masyarakat tidak ada masalah kesehatan.

“Saya harap tolong dimasak dagingnya dengan benar-benar masak agar tidak terjadi sesuatu. Proteksi daging yang kita makan, mudah-mudahan bisa menjadi kesehatan bagi kita semua,” kata Rudi.

Seperti diketahui, berdasarkan data DKP2KH Kepri dari hasil uji tes Balai Veteriner (Bavet) Bukit Tinggi tanggal 3 Juli 2022, sebanyak 15 ekor sapi di Batam terpapar PMK.

Sapi yang kena PMK tersebut didatangkan dari Lampung Tengah. Namun kondisi sapi PMK ini diklaim sudah membaik, karena sudah diberikan vitamin ecoenzim dan jamu.(*/srd)