Jajaran Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja membekuk maling. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Jajaran Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja membekuk maling dan orang yang membantu menjualkan hasil pencurian berinisial T dan R pada Sabtu (25/6/2022).

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N melalui Kapolsek Lubuk baja Kompol Budi Hartono mengatakan, TKP pencurian itu terjadi di tempat tinggal korban di Pondok Sambel Ijo Pelita Komplek Pelita Square, RT 004/RW 001, Kelurahan Kampung Pelita, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Selasa (21/6/2022) sekira pukul 18.00 WIB.

Sore itu usai mandi, korban sudah tidak mendapati emasnya yang simpan di dalam kotak-kotak perhiasan di tas warna merah muda yang ditaruhnya di dalam lemari di kamar tidurnya. Tas itu juga berisi uang tunai Rp 19 juta.

“Kerugian pelapor akibat kejadian lebih kurang sebesar Rp 50 juta, dan korban pun membuat laporan ke Polsek Lubuk Baja,” ujar Kapolsek.

Setelah menerima laporan tersebut, Tim Opsnal Reskrim Polsek Lubuk Baja melakukan serangkaian tindakan penyelidikan guna mendapatkan bukti permulaan yang cukup untuk menangkap pelaku T dan R di Homestay and Cafe Botania, Kecamatan Batam Kota.

“Selanjutnya tersangka beserta barang bukti yang didapatkan, dibawa ke Polsek Lubuk Baja guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” paparnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan tersangka berupa 1 handphone merek Samsung A25 warna biru, 1 helai sweater biru, 1 ransel warna hitam, uang tunai Rp 2 juta.

Kapolsek juga mengatakan, T merupakan pelaku dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan hukuman penjara paling lama 7 tahun.

“Sedangkan pelaku R membantu menjualkan barang curian di kenakan pasal 480 KUHPidana dengan sanksi penjara paling lama 4 tahun,” tutupnya.(*/srd)