Ilustrasi nyamuk aedes aegypti.

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Selama bulan Mei 2022, sebanyak 28 warga Kota Batam terjangkit penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD). Mereka dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUD-EF) di Batuaji.

Data di rumah sakit tersebut, pasien yang terjangkit penyakit dari nyamuk aedes aegypti itu kebanyakan dari golongan anak-anak.

Humas RSDU-EF, Elin kepada wartawan mengatakan, sejak 5 bulan terakhir, RSUD-EF menangani 91 kasus DBD (69 anak-anak dan 22 orang dewasa)

Rinciannya, pada Januari sebanyak 28 orang terdiri dari 18 pasien anak-anak dan 10 dewasa, Februari sebanyak 12 pasien, semuanya adalah anak-anak, Maret sebanyak 6 orang dan semuanya anak-anak. Lalu di April ada sebanyak 17 pasien terdiri dari 15 anak dan 2 orang dewasa, dan Mei sebanyak 28 orang terdiri dari 18 anak-anak dan 10 orang dewasa.

Ia menuturkan, kasus DBD saat ini sudah tergolong tinggi. Selain karena dipengaruhi cuaca, juga diimbau agar masyarakat memperhatikan kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat. Serta mengkonsumsi makanan bergizi.

Kebersihan lingkungan harus diperhatikan mulai dari dalam hingga halaman rumah. Juga jangan sampai ada genangan air yang bisa dijadikan sarang sehingga tumbuh jentik nyamuk.

“Perhatian orang tua sangat diperlukan. Selalu jaga kebersihan,” pungkasnya.(*/red)