HN dan R, dua pelaku kasus pencurian di Polsek Sekupang. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Dua maling berinisial HN (37 tahun) dan R (39 tahun) harus babak belur dihajar massa. Pasalnya saat beraksi terjatuh usai beraksi di Perumahan Tiban Indah Permai, Kelurahan Tiban Indah, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Jumat (27/5/2022).

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N melalui Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Surya Wardhana mengatakan, peristiwa itu bermula pada Jumat sekira pukul 11.50 WIB, pelapor keluar dari rumahnya menuju Nagoya naik motor.

Sesampainya di Citywalk Nagoya pelapor ditelpon MR yang mengatakan, “Mumah kebobolan laptop kamu hilang, segera pulang”.

Lalu pelapor langsung pulang ke rumah. Sampai MR tidak ada di rumah karena sedang mencari pelaku bersama dengan temannya.

Beberapa saat kemudian MR kembali ke rumah dan memberitahu bahwa pelaku sudah ditangkap, lalu pelapor bersama R dan MR pergi menuju tempat di mana pelaku ditangkap.

Sesampai di depan pinggir jalan Perumahan Tiban Ayu, warga sudah ramai dan barang milik pelapor berupa 1 tas ransel warna hitam kombinasi Orange yang berisikan laptop SR warna hitam beserta casnya dan mouse berada di tangan pelaku.

Pelaku apes, karena saat melarikan diri menggunakan motor menabrak pintu samping kiri mobil Toyota Avanza silver yang sedang melintas. Pelaku terjatuh dan diamuk massa.

“Selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Sekupang guna pengusutan lebih lanjut. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 3,5 juta,” ujar Kapolsek, Selasa (31/5/2022).

Setelah menerima laporan dari masyarakat bahwasanya ada 2 maling motor naik Suzuki Satria F warna hitam sedang dikejar warga di jalan Raya depan Perumahan Tiban Ayu.

Mendapatkan informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Sekupang mendatangi lokasi, dan melihat pelaku sedang dipukuli warga yang sedang melewati jalan tersebut.

Selanjutnya Unit Reskrim Polsek Sekupang dibantu personel Satlantas Polresta Barelang mengamankan pelaku beserta barang bukti, dan membawa dua orang pelaku tersebut Ke Polsek Sekupang.

Karena melihat luka yang cukup serius, selanjutnya pelaku dibawa ke Rumah Sakit BP Batam untuk dilakukan penanganan medis.

“Setelah mendapatkan tindakan medis terhadap pelaku selanjutnya pelaku dibawa dan diamankan di Polsek Sekupang guna proses lebih lanjut,” ungkap Kapolsek.

Barang bukti yang berhasil diamankan 1 laptop Merk Acer warna hitam, 1 pisau beserta sarung warna merah, 2 kunci L, 1 pahat bergagang warna biru, 1 tas ransel merk Eiger warna coklat tua, 1 motor Suzuki Satria FU warna hitam.

Kapolsek mengatakan, kedua pelaku merupakan residivis dan merupakan pelaku pencurian spesialis pencurian rumah. Karena pada saat diamankan dan diminta keterangan dan kami kroscek dengan Bhabinkamtibmas, pada hari itu ada 2 rumah yang dicoba dilakukan pencurian oleh kedua pelaku ini yang dibuktikan dengan CCTv yang terletak di Tiban Indah dan Tiban Koperasi.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke- 4e dan Ke- 5e Jo Pasal 64 KUHPidana dengan ancaman hukuman selama-lamanya 7 tahun dan atau Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Sajam.

“Ancaman hukuman 10 tahun penjara,” ujarnya.(*/srd)