Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono saat mengintrogasi pelaku penikaman. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Pria berinisial CS (28 tahun) ini harus mendekam di penjara. Pasalnya, ia menikam pria di Apartemen Nagoya Indah Simpang Lima Nagoya Newtoon (Nagoya Foodcourt), Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, pada Kamis (19/5/2022).

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N melalui Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono, mengatakan, peristiwa itu bermula pada Kamis (19/5/2022) sekira pukul 00.30 WIB.

Saat itu korban berinisial EO sedang bekerja mengangkat gelas kotor ke dapur Pujasera Nagoya Foodcourt bersama rekan korban RM.

“Tiba-tiba datang pelaku membawa sebotol beer merk Prost dan mencekokkan ke mulut rekan korban berinisial F yang ketika itu berada di dapur,” ujar Kapolsek.

Melihat kejadian tersebut korban langsung mengatakan kepada pelaku, “Udah la kasian dia itu”. Kemudian pelaku mendorong badan korban sembari berkata, “Biar aja lah”.

Lalu korban menyampaikan kepada pelaku, “Kasian lah”. Selanjutnya, korban mendorong badan pelaku sampai keluar dari dapur.

“Setelah itu pelaku mengeluarkan pisau lipat dari kantong saku sebelah kanan, dan korban dipisahkan oleh rekan kerja untuk dibawa ke ruang kasir,” ujar Kapolsek.

Tak lama kemudian korban kembali menghampiri pelaku dengan tujuan hendak meminta maaf sambil merangkul leher pelaku.

“Pada saat itu pelaku langsung menikam dada korban sebelah kiri dengan mengunakan pisau lipat sebanyak 1 kali,” ungkapnya.

Akibat tusukan pisau itu, korban memegang dadanya. Kemudian korban dipisahkan oleh rekan kerja dan membawa ke Rumah Sakit Elisabeth Lubuk Baja.

Sedangkan pelaku langsung diamankan security yang bertugas pada malam itu. Setelah itu korban membuat laporan polisi di Polsek Lubuk Baja untuk proses lebih lanjut. Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami luka tusuk di dada sebelah kiri sedalam kurang lebih 2 inch.

Kapolsek juga mengatakan barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 pisau lipat dengan tulisan Supreme dan 1 helai singlet warna putih bercak darah.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 351 ayat (1) KUHPidana penganiayaan dihukum dengan hukuman penjara selama-lamanya 2 tahun 8 bulan.(*/srd)