Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Abdul Rahman saat mengintrogasi pelaku kasus judi online. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Jajaran Reskrim Polresta Barelang membekuk pelaku kasus judi Online Higgs Domino di Warung Kopi Coyong Good Morning di Komplek Dien Centre Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam pada Sabtu (28/5/2022) sekira pukul 19.30 WIB.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N melalui Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Abdul Rahman, mengatakan, pelaku yang diamankan berinisial A sebagai bandar dan juga pemilik warung, H sebagai penyelenggara ataupun yang menyiapkan tempat, dan AR sebagai pemain.

Peristiwa ini berawal pada saat Kapolresta Barelang menerima pesan Whatsapp dari masyarakat yang menyatakan bahwa, di lokasi tersebut ada dugaan perjudian. Sehingga Kapolresta Barelang perintahkan Kasat Reskrim beserta anggotanya untuk melakukan penyelidikan, atau pengecekan tentang informasi tersebut.

“Setelah dilakukan pengintaian, bahwa benar ditemukan tertangkap tangan ada bandar yang sedang menjual chip higgs domino,” ujar Abdul Rahman, Senin (30/5/2022).

Lanjutnya, pada saat itu personel yang menyamar sebagai pemain membeli chip seharga 65.000/1B kepada tersangka A dan H dengan cara dikirimkan melalui ID akun Higss domino bandar kepada akun anggota Polri yang melakukan undercover.

Di lokasi itu didapati AR melakukan bongkar atau penjualan chip/koin sebanyak 5 B dengan harga Rp 60.000/ 1 B atau senilai Rp 300 ribu, dan diserahkan ke H.

Atas dugaan tindak pidana perjudian Online Higgs Domino itu, saat itu juga, diamankan pemilik warung kopi, kasir serta 8 orang yang ada di tempat kejadian.

“Setelah dilakukan pemeriksaan yang dapat dijadikan sebagai tersangka adalah tiga orang,” paparnya.

Selanjutnya para pelaku dan barang bukti beserta saksi dibawa ke Polresta Barelang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari para pelaku disita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 300 ribu, 2 handphone Vivo beserta akun aplikasi Higgs Domino milik bandar, 1 handphone Oppo milik penyelenggara, 1 handphone Samsung beserta akun aplikasi Higgs Domino milik pemain, 2 buku catatan, akun Chip Higgs Domino milik bandar, akun Chip Higgs Domino milik pelaku AR.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 303 ayat (1) ke-3e KUHPidana Jo Pasal 303 Bis ayat (1) ke-2 KUHPidana dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara.

Abdul Rahman menghimbau kepada masyarakat agar jangan menggunakan aplikasi yang terkait dengan perjudian atau yang dapat dipergunakan untuk perjudian.

“Bagi masyarakat yang mengetahui adanya perjudian dapat melaporkan ke pihak yang berwajib atau ke kantor polisi terdekat,” pungkasnya.(*/srd)