Maling motor PM dan penadah motor curian RH (baju orange) dan barang bukti di Polsek Sagulung. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Maling motor berinisial PM (30 tahun) dan penadah motor curian berinisial RH (25 tahun) dibekuk jajaran Polsek Sagulung di Ruli Simpang Dam, Kecamatan Sei Beduk.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N melalui Kapolsek Sagulung Iptu Nyoman Ananda Mahendra mengatakan, peristiwa itu bermula saat korban WL yang baru saja keluar dari rumah, lalu singgah di Halte Baloi Kolam, Kelurahan Sei Panas, Kota Batam, untuk duduk menelepon istrinya.

Kemudian korban memarkirkan motornya di samping halte yang berjarak kurang lebih 5 meter. Korban pun ketiduran di halte tersebut.

Setelah terbangun, korban sudah tidak melihat motornya Honda Genio warna hitam tahun 2019 di tempat parkiran. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 12 juta, dan melaporkan kejadian ke Polsek Sagulung.

Setelah mendapatkan laporan dari korban, Unit Opsnal Polsek Sagulung yang dipimpin Ipda Hasmir melakukan penyelidikan.

Pada Selasa (3/5/2022) Unit Opsnal Sagulung mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku berada di Ruli Simpang Dam.

“Kemudian Unit Opsnal langsung menuju ke Ruli Simpang Dam, kemudian dilakukan penangkapan terhadap pelaku PM. Sepeda motor tersebut dipakai oleh RH dan disimpan di rumahnya di Ruli Simpang Dam Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam,” ujar Kapolsek, Sabtu (28/5/2022).

Kapolsek mengatakan, pelaku melakukan pencurian motor tersebut pada saat korban sedang tertidur di halte, dan ada kesempatan pelaku melakukan curanmor.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 363 Ayat (1) ke 4e KUHPidana. Dan untuk penadah dijerat dengan Pasal 480 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama empat tahun,” ungkapnya.(*/srd)