Kapolsek Sei Beduk AKP Betty Novia menunjukan tersangka dan barang bukti. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Maling berinisial HL (43 tahun) diamankan saat mencuri kabel di Tower Batu 7 Aksara Kampung Salak, Kelurahan Muka Kuning milik PT Indosat Ooredo Hutchison. Kini, pelaku ditahan di Polsek Sei Beduk. Sedangkan 1 pelaku lainnya masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N melalui Kapolsek Sei Beduk AKP Betty Novia mengatakan, kejadian berawal pada Selasa (24/5/2022) sekira pukul 03.00 WIB, Unit Opsnal dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk mendapat laporan dari warga sewaktu saksi berinisial Z berada di rumah mendengar suara berisik dari tower.

Setelah itu saksi langsung naik ke tingkat rumahnya untuk melihat apa yang sedang terjadi. Ternyata ada orang yang sedang memanjat tiang tower sedang mencuri kabel tower. Kemudian saksi Z langsung teriak maling bahwa ada yang sedang mencuri kabel tower.

Kemudian warga sekitar keluar dan langsung membantu menangkap pelaku yang sedang berada di atas tower, mencuri kabel. Setelah dicek ternyata ada kabel yang hilang berupa 10 meter kabel feeder.

Menerima laporan tersebut, Unit Opsnal Reskrim Polsek Sei Beduk yang dipimpin oleh Kanit Reskrim langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sesampai di TKP Unit Opsnal melihat penjaga tower bersama masyarakat sekitar ada mengamankan pelaku pencurian.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 40 juta. Dan pelapor melaporkan hal tersebut ke Polsek Sei Beduk untuk ditindaklanjuti.

Selanjutnya, saat diinterogasi, pelaku mengakui telah mencuri kabel tower bersama temannya inisial JS (DPO). Kemudian tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Sei Beduk untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut.

Kapolsek mengatakan, pelaku melakukan pencurian dengan cara memanjat pagar dan memotong kabel di tower tersebut. Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 gulung kabel feeder tower sepanjang 10 meter dan 1 tang potong gagang warna merah.

“Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 363 Ayat (1) ke 4e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” ujar Kapolsek saat konferensi pers didampingi Kasi Humas, AKP Tigor Sidabariba, dan Kanit Reskrim Ipda Yogi Ditia Permana di Mapolsek Sei Beduk, Sabtu (28/5/2022).(*/srd)