Dua maling yang ditangkap polisi (atas) dan mobil rental. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Dua maling berhasil amankan jajaran Polsek Bengkong di Perum Greentown, Kecamatan Bengkong, Kota Batam. Kedua pelaku berinisial STS (32 tahun) dan SH (38 tahun). Saat mengangkut barang curian, keduanya merental mobil.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N melalui Kapolsek Bengkong AKP Bob Ferizal menjelaskan, kronologisnya berawal pada Jumat dini hari tanggal 29 April 2022 sekira pukul 01.00 WIB, tetangga korban berinsial P melihat kedua pelaku sedang mengangkut barang-barang keluar dari dalam ruko tempat usaha korban berinsial H.

“Kemudian saksi P menghubungi korban untuk memberitahukan peristiwa tersebut,” ujar Kapolsek Bengkong AKP Bob Ferizal saat menggelar konferensi pers didampingi Kasi Humas AKP Tigor Sidabariba, serta Kanit Reskrim Polsek Bengkong Iptu Rio Ardian, SH di Mapolsek Bengkong, Jumat (13/5/2022).

Kemudian, lanjut Kapolsek, korban yang rumahnya berada di depan tempat kejadian langsung bergegas keluar rumah. Terlihat pelaku sudah kabur menggunakan mobil.

“Korban sempat mengejar mobil pelaku hingga ke jalan depan kantor Camat Bengkong, dan menandai mobil pelaku dengan Toyota Yaris warna Hitam BP 1464 VE,” paparnya.

Setelah itu korban kembali ke ruko tempat usahanya, dan melihat rolling door ruko sudah tercongkel, dan terbuka. Dan barang-barang yang ada di dalam ruko telah hilang.

“Kemudian pada hari Minggu tanggl 08 Mei 2022, korban baru melaporkan peristiwa pencurian tersebut ke Polsek Bengkong dengan total kerugian sebesar Rp 50 juta,” ungkap Kapolsek.

Menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Bengkong langsung melakukan penyelidikan. Bermula dari 1 Toyota Yaris warna Hitam BP 1464 VE yang digunakan pelaku, yang ternyata mobil rental yang disewa STS, salah seorang pelaku.

“Kemudian dalam waktu 3 X 24 jam akhirnya kedua pelaku dapat ditangkap pada Rabu dini hari tanggal 11 Mei 2022 sekira pukul 01.00 WIB di Perum Grentown Kec, Bengkong-Kota Batam,” tegasnya.

Dan dari tangan kedua pelaku diamankan barang bukti yang masih disimpan oleh pelaku di Perum Grentown.

Kapolsek juga mengatakan, pada saat kejadian saksi mengatakan kepada korban bahwa ada yang berisik di Ruko Bengkel korban. Saat didatangi ke ruko, pelaku terlihat sedang mengambil alat-alat bengkel korban.

Kepada polisi, pelaku mengaku sebelum beraksi terlebih dahulu mengintai ruko korban. Saat ada kesempatan, pelaku masuk ke ruko dengan cara mencongkel rolling door. Lalu mengangkut barang-barang milik korban untuk dijual kembali.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 mesin trafo las mig aluminium, 2 mesin trafo las besi, 4 bor batrei, 1 bor beton, 2 gerinda potong, 2 alat lother, 1 hair drayer/Pemanas, 1 Toyota Yaris Warna Hitam BP 1464 VE dan 1 besi kunci roda mobil warna hijau.

“Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat (2) KUHP dengan ancaman pidana penjara selama 9 tahun,” tutupnya.(*/srd)