Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho, Tri N usai mengikuti upacara. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Kapolresta Barelang mengikuti Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kota Batam tahun 2022. Upacara tersebut dipimpin Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, dan hadiri Forkopimda Kota Batam di Dataran Engku Putri Kelurahan Teluk tering, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Jumat (13/5/2022).

Hadiri juga Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, Danlanal Batam Kolonel Laut (KH) Farid Maruf, Kajari Kota Batam Herlina Setyorini, Ketua Pengadilan Negeri Batam Mashuri Effendie, Danyon Marinir 10/SBY Letkol (Mar) Briand Iwan Prang, Danlanud Hangnadim Batam Letkol Pnb Iwan Setiawan, Dandim 0316/Batam Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan, Danyon Marinir 10/SBY Letkol (Mar) Briand Iwan Prang, Dandenpom I/6 Batam Mayor CPM Zulkarnaen mewakili Bakamla Mayor Donal, Kepala KUA Batam Kota Adamrin, Asisten II Pemko Batam Febrialin, Asisten I Pemko Batam Yusfa Hendri, Kepala Bea Cukai Batam Ambang Priyonggo, Kepala KKP dr Yeni, Kepala SOP Batam Rivolindo.

Kegiatan Upacara diikuti oleh Pasukan Kodim 0316 Batam sebanyak 1 Pleton, Yonif Raider TS/136 sebanyak 1 Pleton, Pasukan Lanal Batam sebanyak 1 Pleton, Pasukan Yonif Marinir 10 SBY sebanyak 1 Pleton, Lanud Hangnadim Batam Sebanyak 1 Pleton, Sabhara Polresta sebanyak 1 Pleton, Bakamla sebanyak 1 Pleton, Satpol PP sebanyak 1 Pleton, Damkar sebanyak 1 Pleton, Ditpam sebanyak 1 Pleton, ASN Pemko sebanyak 1 Pleton, Imigrasi sebanyak 1 Pleton, Dishub sebanyak 1 Pleton, Bea cukai sebanyak 1 Pleton, Gabungan Guru sebanyak 2 Peleton, Siswa/Siswi Kota Batam sebanyak 3 Pleton, Gabungan Mahasiswa sebanyak 2 Pleton.

Dalam amanatnya Wali Kota Batam menyampaikan, selama 2 tahun terakhir, banyak sekali tantangan (challenge) yang harus dihadapi bersama.

“Bahkan, kita mungkin tidak pernah membayangkan bahwa kita semua dapat mengatasinya. Hari ini, adalah bukti. Bukti bahwa kita jauh lebih tangguh dari semua tantangan lebih berani dari rasa ragu dan tidak takut untuk mencoba. Kita tidak hanya mampu melewati, tetapi berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan,” ujar Rudi.

Dikatakan Rudi, di tengah hantaman ombak yang sangat besar, semua pihak terus melautkan kapal besar bernama merdeka belajar, yang di tahun ketiga ini telah mengarungi pulau-pulau di seluruh Indonesia.

“Kurikulum merdeka, yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemi, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran,” ucapnya.

Kini, lanjutnya, kurikulum merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Itu berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan.

“Semua perubahan positif yang kita usung bersama ini, tidak hanya dirasakan oleh para orang tua, guru, dan murid di Indonesia, tetapi sudah digaungkan sampai ke negara-negara lain. Tahun ini kita membuktikan diri bahwa kita tidak lagi hanya menjadi pengikut, tetapi pemimpin dari gerakan pemulihan dunia,” paparnya.

Rudi menambahkan, para penggerak merdeka belajar di seluruh Indonesia sudah semakin serentak. Lajunya sudah semakin cepat. Namun, belum sampai di garis akhir.

“Maka, tidak ada alasan untuk berhenti bergerak meski sejenak. Ke depan, masih ada angin yang kencang dan ombak yang jauh lebih besar, serta rintangan yang jauh lebih tinggi. Dan kita akan terus memegang komando, memimpin pemulihan bersama, bergerak untuk merdeka belajar. Selamat Hari Pendidikan Nasional,” tutupnya.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho, Tri N mengatakan, selama rangkaian peringatan Hari jadi berlangsung telah menurunkan personel pengamanan. Ia menegaskan, pengamanan tidak hanya terbatas pada gangguan Kamtibmas saja, melainkan juga pengawasan terhadap protokol kesehatan bagi seluruh peserta maupun masyarakat yang hadir. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kerawanan termasuk mencegah dan meminimalisir penularan Covid-19.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional dan diharapkan upacara tersebut sebagai momentum siswa dan siswi sebagai penerus generasi bangsa,” ucap Kapolresta.(*/srd)