Pelaku kasus pencurian (atas) dan barang bukti motor curian. Foto: ist 

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Satu maling motor berinisial ARH dan dua penadah motor curian berinisial RJS dan OHH berhasil diamankan oleh Tim Opsnal Jatanras Dit Reskrimum Polda Kepri.

Penangkapan pelaku berdasarkan dari dua Laporan Polisi (LP) Nomor: LP-B/217/IV/2022/SPKT/Polsek Polsek Batam Kota/Polresta Barelang/Polda Kepri, Tanggal 7 April 2022, dan Laporan Polisi Nomor: LP-B/51/V/2022/Spkt-Kepri, Tanggal 12 Mei 2022 dengan Tempat kejadian Perkara di Taman Raya, Taman Ruli KDA, Kota Batam dan beberapa wilayah di Kota Batam.

Berdasarkan LP tersebut, pada Rabu (11/5/2022) Tim Opsnal Jatanras Dit Reskrimum Polda Kepri melakukan penyelidikan, dan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa, pelaku berada di warnet di daerah Cikitsu, Botania bersama dengan temannya.

“Kemudian Tim Opsnal Jatanras Dit Reskrimum Polda Kepri langsung menuju ke TKP dan berhasil mengamankan dua orang pelaku berinisial ARH dan Inisial OHH,” ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S didampingi Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Jefri R.P. Siagian, dan Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Kepri AKBP Robby Topan Manusiwa, Jumat (13/5/2022).

Dikatakan Harry, dari keterangan ARH berperan sebagai pelaku pencurian (pemetik), dan OHH berperan sebagai orang yang menawarkan motor hasil curian kepada pembeli melalui media sosial facebook.

Selanjutnya Tim melakukan pengembangan terkait dugaan tindak pidana pencurian dan didapatkan RJS sebagai pembeli barang hasil curian.

Mendapatkan informasi tersebut Tim bergerak menuju tempat kerja RJS di salah satu supermarket di wilayah Marina. Dan tim berhasil mengamanakan RJS beserta dua motor curian.

“Dan dari hasil pengembangan, tim berhasil mengamankan lima unit motor hasil curian yang dilakukan ARH. Dan dari keterangannya sudah melakukan pencurian di 12 TKP di wilayah Kota Batam,” ungkap Harry.

Sedangkan modus operandinya, pelaku terlebih dahulu mencari motor yang terparkir di depan rumah yang tidak dikunci stang. Kemudian membuka kap body motor untuk merusak kabel kunci kontak menggunakan kunci letter y, kunci pas dan obeng. Kemudian menghidupkan motor dengan cara menghubungkan kabel kunci kontak, hingga motor hidup.

“Kemudian dibawa kabur pelaku. Motor hasil curian dijual melalui FJB (Forum Jual Beli) Media Sosial Facebook,” paparnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan adalah 5 motor berbagai merek, 2 obeng, 2 kunci pas, 2 handphone, BPKB dan STNK motor dan uang tunai Rp 200 ribu.

“Dan atas perbuatannya pelaku dapat dijerat dengan tindak pidana pencurian Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” pungkasnya.(*/srd)