Bapak bocah tenggelam di Perairan Batuampar merangkul jenazah sang anak. Foto tangkapan layar. 

BATAM (BATAMLAGI.COM) – M. Alfatih, satu dari tiga anak tenggelam di perairan Batumerah, Kecamatan Batuampar, Kota Batam pada Jumat (15/4/2022) berhasil ditemukan pada Sabtu (16/4) malam.

Bocah berusia 10 tahun, itu ditemukan nelayan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi tenggelam di Perairan Batuampar, sekira pukul 23.10 WIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Slamet Riyadi mengatakan, pihaknya menerima informasi dari nelayan setempat bahwa telah berhasil menemukan korban.

“Korban M. Alfatih yang sempat dinyatakan hilang ditemukan nelayan setempat dalam keadaan meninggal dunia di perairan Batuampar,” ujar Slamet Riyadi kepada wartaan, Sabtu malam.

Dikatakan Slamet Riyadi, saat ini, jasad korban telah dievakuasi ke rumah duka. Dengan ditemukan korban, maka operasi gabungan dinyatakan selesai.

Sedangkan personil gabungan dalam operasi SAR ini terdiri dari, tim Rescue Pos SAR Batam, Polair Mabes Polri, Polair Polda Kepri, Polair Polresta Barelang, Polsek Batuampar, TNI AL, dan masyarakat setempat.

Musibah itu terjadi pada Jumat (15/4/2022) siang. Saat itu ketiga bocah itu bermain dan berenang di perairan tersebut. Harminto Salah seorang sekuriti yang mengetahuinya sempat melarangnya.

“Sudah ditegur dari atas, tapi namanya anak-anak…” ujar Harminto.

Tak lama, ketiga bocah itu digulung ombak. Dua korban yakni Al Daffa Zakhwah (8) dan M. Arkano Tafazio (10) ditemukan meninggal dunia. Sementara M. Alfatih yang juga terseret arus di Perairan Batu Merah itu, akhirnya berhasil ditemukan Sabtu (16/4) malam, sehari setelah peristiwa naas itu.(red)