Danrem 033/Wira Pratama (WP), Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu. Foto: ist

KEPRI (BATAMLAGI.COM) – Wilayah Provinsi Kerpi bersiap menuju endemi. Hal ini terlihat dari kondisi di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, bahwa sudah tidak ada lagi warga Batam yang dirawat karena Covid-19. Kecuali Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Komandan Korem 033/Wira Pratama (WP), Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, S. Hub. Int, yang juga selaku Dansatgassus PMI mengatakan, berdasarkan update laporan situasi dan kondisi RSKI Pulau Galang oleh Satgassus PMI pada Jumat (15/4/2022) pukul 17.00 WIB, pasien yang dirawat di RSKI semuanya PMI.

“Dapat diketahui bahwa 460 tempat tidur yang tersedia dihuni oleh 36 pasien Covid-19 seluruhnya merupakan PMI. Jumlah tersebut membuat nilai okupansi/kepadatan sebesar 7,83 persen yang terdiri dari pasien laki-laki adalah sebanyak 28 orang dan pasien perempuan sejumlah 8 orang,” ujarnya dalam keterangan persnya.

Dijelaskan, tidak ada penambahan pasien yang masuk RSKI Pulau Galang selama sehari ini. Sedangkan RSKI Pulau Galang mencatatkan terdapat pasien yang diijinkan keluar sebanyak 12 orang.

“Selanjutnya secara umum kondisi RSKI Pulau Galang dalam keadaan aman dan terkendali tanpa adanya hal-hal menonjol lainnya,” ungkapnya.

Danrem menghimbau seluruh elemen masyarakat terus mendukung program penanganan Covid-19.

“Dengan dukungan seluruh masyarakat, saat ini Provinsi Kepri siap menuju fase endemi seiring capaian vaksin booster memasuki 40 persen,” pungkasnya.

Sementara itu hingga Sabtu (16/4/2022) tinggal 9 warga dalam perawatan karena terjangkit Covid-19. Tercatat dalam laman Gugus Tugas Covid-19 Batam total kasus Covid-19 sebanyak 30.958 kasus, sembuh 30.039 orang dan meninggal 910 orang.

Dilansir dari Kompas.com, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, berdasarkan sejarah umat manusia, seluruh pandemi pasti akan bertransisi menjadi endemi, tetapi tidak ada yang tahu kapan pastinya waktu itu akan tiba.

Budi mengaku sudah memberikan usul kepada Presiden Joko Widodo bahwa ada sejumlah indikator yang harus dipenuhi agar Covid-19 dinyatakan sebagai endemi. Indikator itu merujuk pada panduan yang dirilis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Indikator itu adalah jumlah kasus baru paling banyak 20 kasus per 100.000 penduduk, jumlah pasien dirawat di rumah sakit sebanyak lima pasien per 100.000 penduduk, dan jumlah kematian 1 kematian per 100.000 penduduk dalam satu pekan selama 6 bulan berturut-turut.

“Kalau kita memenuhi tiga kriteria ini sekaligus antara tiga sampai enam bulan berturut-turut, dari sisi kesehatan itu adalah indikator bahwa kita sudah bisa masuk endemi,” kata Budi dalam rapat dengan Komisi IX DPR, Rabu (23/3/2022).(*/red)