Jalan dari Nagoya menuju arah Tiban Lama macet. Foto: BatamLagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Jalan Gajahmada, Tiban Lama sudah rampung dikerjakan. Hanya saja jalan arteri tersebut gelap gulita. Ditambah lagi dengan kondisi jalan yang tidak “mulus”, pengendara harus ekstra hati-hati.

Diketahui, jalan yang berada di depan Southlink Country Club itu selesai pengerjaannya pada akhir 2021. Jalan sepanjang sekitar 1 kilometer itu hingga saat ini kondisinya masih gelap gulita jika malam hari.

“Kalau malam hari ngeri lewat di jalan itu jika malam. Kondisinya gelap. Apalagi lewat dari arah jembatan Seiladi, lampunya sudah mati,” ujar Yanti, warga Tiban, Jumat (8/4).

Jika terpaksa keluar malam untuk menghadiri acara, ia harus mencari teman saat akan pulang dan melintasi jalan itu.

“Saya keder (takut) juga terpaksa bareng kawan. Bila kawan tu pulang sama-sama naik motor saya ngekor di belakangnya,” ucapnya.

Pantauan di lokasi, jalan dua arah dari Nagoya dan Batamcentre ke Sekupang nampak gelap. Ini karena tidak ada lampu jalan yang dipasang. Sedang jalan dari Sekupang ke arah Nagoya masih terang, karena sudah terpasang sejak lama.

Bahkan lampu jalan di Seiladi juga sudah bertahun belum dipasang, sejak pembangunan bahu jalan selesai dikerjakan. Setelah melintasi jalan Seiladi, jalan gelap hingga ke arah Tiban Lama. Begitu juga saat melintas dari arah Nagoya. Jalanan gelap mulai dari Pura hingga Tiban Lama.

Informasi yang diperoleh, peningkatan Jalan Gajahmada itu akan dilakukan pada tahun ini. Namun, belum ada tanda-tanda, proyek BP Batam tersebut akan dilanjutkan kembali.

Iwan, warga Sekupang juga menuturkan, selain kondisi jalan yang gelap, jika sore hari jalan itu akan macet.

“Sering macet juga jika sudah sore hari,” katanya.

Pria ini menuturkan, jika pengendara datang dari arah Nagoya melewati jalan baru bagian bawah, harus ekstra hati-hati karena kondisi jalan yang tidak rata.

“Ada jalan buruk kalau lewat bawah itu, pengendara harus hati-hati, terutama motor,” pesannya.(red)