Kapolresta Barelang Kombes Nugroho Tri N saat mengintrogasi pelaku pembunuhan. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Sakit hati kerap dimaki, sopir angkot habisi sejawat. Pelaku berinisial HHB (39) alias Holmes tega menikam sejawatnya, Jefri yang juga sopir angkot jurusan Bengkong – Jodoh hingga tewas. Kini, pelaku harus mendekam di balik jeruji penjara.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, mengatakan, peristiwa maut itu bermula karena pelaku merasa tersinggung, dan sakit hati atas perkataan korban J (Jefri) yang sering memaki dan berkata kasar kepada pelaku.

Kemudian pada Senin (28/3/2022) sekira pukul 21.30 WIB, pada saat angkot yang dikendarai korban sedang bocor ban di tengah jalan masuk ke Ruko Sarmen tempat pelaku sedang minum tuak, kemudian pelaku menghampiri korban, dan berkata, “Pindahkan dulu mobilmu, baru buka bannya”.

Namun korban tidak menghiraukan ucapan pelaku. Selanjutnya pelaku menghampiri korban yang sedang duduk langsung menarik kerah bajunya. Lalu korban berdiri langsung meninju muka bagian pelipis sebelah kiri pelaku, dan langsung dilerai B (saksi).

Selanjutnya korban berkata, “Nanti kalau kau tak sur, kita jumpa, tunggu aku selesai jemput penumpang”. Lalu pelaku kembali minum tuak dengan temannya, AL.

Kemudian sekira pukul 23.00 WIB, pelaku selesai minum tuak di warung B, lalu pergi menuju ke simpang Bengkong Seken menggunakan angkot miliknya menunggu korban lewat.

Sekira pukul 23.30 WIB, melihat korban lewat di jalan tersebut kemudian pelaku turun dari mobilnya dan mengambil 1 gunting yang terletak di atas dashboard mobil, dan dimasukkan ke dalam kantong celana belakang.

Setelah bertemu, kemudian korban dan pelaku duduk berdampingan di atas trotoar jalan. Di situ terjadi pertengkaran mulut. Karena pelaku kesal dan sakit hati dengan ucapan korban, diam-diam pelaku mengambil gunting di saku celananya. Tanpa banyak cerita lagi, lalu menusukkan ke leher bagian tenggorokan kanan korban.

Setelah menusukkan gunting ke leher korban, pelaku melihat dari leher korban mengeluarkan percikan darah. Lalu, pelaku melarikan diri sambil membawa gunting menuju mobilnya, meninggalkan korban menuju Bengkong Pelapa I, untuk menyembunyikan angkot yang dikendarainya.

Setelah itu, pelaku pergi berjalan kaki menuju arah Bengkong Sarmen. Di tengah perjalanan, tepatnya di Ruko Sarmen pelaku ditangkap dan diamankan jajaran Polsek Bengkong dan Opsnal Satreskrim Polresta Barelang Selasa (29/3/2022) sekira pukul 00.30 WIB dipimpin Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Reza Morandy Tarigan.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, mengatakan, dalam waktu kurang lebih dari 3 Jam pelaku berhasil d amankan oleh Opsnal Satreskrim Polresta Barelang bersama dengan Polsek Bengkong.

“Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 340 KUHP atau pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara atau seumur hidup Jo Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tegas Kapolresta Barelang Kombes Nugroho Tri N, yang didampingi Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Reza Morandy Tarigan, Kapolsek Bengkong AKP Bob Ferizal, dan Kasi Humas AKP Tigor Sidabariba saat konferensi pers di Lobby Mapolresta Barelang, Kamis (31/3/2022).(*/srd)