Barang bukti sabu-sabu seberat 22,249 kilogram dengan harga Rp 33 miliar. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Sabu-sabu seberat 22,249 kilogram seharga Rp 33 miliar diamankan jajaran Satresnarkoba Polresta Barelang. Para tersangka adalah berinisial RH (48), ST (26), IM (49), AB (46). Sedangkan pemilik puluhan kilogram sabu itu masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal pada Minggu (13/2/2022) sekira pukul 23.00 WIB, anggota Satresnarkoba Polresta Barelang melakukan kegiatan penyelidikan terkait informasi transaksi narkoba dengan melakukan kegiatan profiling dan surveillance di Perairan International sekitar Nongsa Batam.

“Kemudian pada Senin (14/2/2022) sekira jam 05.00 WIB, anggota Satresnarkoba Polresta Barelang mendapat informasi akurat bahwa pelaku akan melakukan perjalanan dari perairan international (OPL) timur wilayah Batam menuju perairan laut wilayah Palembang untuk membawa sabu,” ujar Kapolresta didampingi Wakapolresta Barelang AKBP Junoto, Kasat Resnarkoba Kompol Lulik Febyantara, Wakasat Resnarkoba AKP River Hutajulu, Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba di Lobby Mapolresta Barelang, saat ekspos kasus tersebut, Kamis (17/3/2022).

Selanjutnya, pada Senin pukul 13.00 WIB, tim menemukan satu kapal mencurigakan di Perairan Pulau Buaya, Kecamatan Galang. Lalu, kapal dibawa ke Pulau Buaya.

Pada Selasa (15/2/2022) sekira pukul 14.00 WIB, kapal kayu yang diawaki 4 orang yakni; RH (48), ST (26), IM (49), AB (46). Barang bawaan diperiksa, dan ditemukan barang terlarang berupa, 1 tas motif kotak-kotak merk global berisikan 17 bungkus sabu yang dibungkus plastik kemasan merk Guanyinwang, 1 kantong keresek warna merah berisi 5 bungkus sabu yang dibungkus plastik kemasan merk Guanyinwang. Total keseluruhan berjumlah 22 bungkus sabu.

Kepada polisi, para pelaku mengaku, jika 22 bungkus sabu-sabu itu milik bos mereka di Palembang, dan akan diserahkan kepada MR X (DPO). Selanjutnya para pelaku dan barang bukti dibawa ke Satresnarkoba Polresta Barelang guna dilakukan penyelidikan serta penyidikan lebih lanjut.

Dikatakannya, modus para pelaku bermufakat jahat di dalam mengedarkan narkotika jenis sabu dari Malaysia, lewat jalur laut menggunakan kapal speed boat rute Malaysia-Batam-Palembang.

“Asumsi 1 gram dipakai oleh 10 orang, Polresta Barelang telah menyelamatkan sebanyak 222.490 jiwa manusia,” ungkapnya.

Dijelaskan juga, jika sabu 22,249 kilogram dinominalkan rupiah, maka ada sekitar Rp 33 miliar dengan asumsi harga di pasaran Rp 1,5 juta per gram.

“Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, Seumur Hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun,” tegasnya.(*/srd)