Maling motor berinisial AI (25) diapit polisi dan motor hasil pencurian. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Jajaran Polsek Lubuk Baja menangkap pencuri motor. Pelaku berinisial AI (25) dan mengaku sudah mencuri 16 motor. Hasil kejahatan itu dijual melalui Forum Jual Beli (FJB) Batam.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N melalui Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula setelah mendapat laporan dari korban. Pada Rabu (9/3/2022) sekira pukul 03.00 WIB, korban berinisial RP baru sampai di parkiran Pasar Tos 3000, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam sekira pukul 04.00 WIB.

“Kemudian korban pergi untuk berbelanja di pasar,” ujar Budi Hartono saat menggelar konferensi pers didampingi Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba dan Panit Reskrim Aiptu Hanpenri LPS di Mapolsek Lubuk Baja, Senin (14/3/2022).

Dikatakannya, tiba-tiba, korban menyadari bahwa di dalam kantong celananya tidak terdapat kunci motor, sehingga langsung kembali ke parkiran. Sesampainya di parkiran, korban sudah tidak melihat motornya di parkiran. Akhirnya korban membuat laporan ke Polsek Lubuk Baja.

“Mendapat laporan tersebut, Tim Opsnal Reskrim Polsek Lubuk Baja yang dipimpin oleh Kanit Reskrim melakukan penyelidikan guna mendapatkan bukti permulaan yang cukup untuk menangkap tersangka AI,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan para saksi dan adanya barang bukti, maka pada Rabu (9/3/2022) sekira pukul 14.30 WIB, Tim Opsnal Polsek Lubuk Baja menangkap tersangka AI di sekitar Mandalai, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam.

“Tim mengamankan barang bukti 1 motor Honda Vario BP 3409 UD, warna Hitam, 2 plat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor BP 2237 JU, 1 kunci motor, 1 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Honda Beat BP 3409 UD, warna hitam,” paparnya.

Menurut keterangan pelaku AI, motor yang dicurinya itu langsung diganti plat dengan cara meniru kendaraan motor milik orang lain yang sama merk type. Lalu hasil kejahatannya itu dijual di forum jual beli (FJB) facebook.

“Pelaku AI juga mengaku sudah mencuri motor sebanyak 16 unit dan seluruh sepeda motor tersebut telah dijual di FJB facebook. Atas Perbuatannya pelaku dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 5 tahun,” tegas Kapolsek.(*/srd)