Dua maling, F (27) dan BI (30) digiring polisi. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Dua maling berinisial F (27) dan BI (30) berhasil ditangkap di Gedung HLC (Harris Lesure Club) Hotel Harris Resort Waterfront, Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam.

Wakapolsek Sekupang AKP Edi Arman didampingi Kanit Reskrim Polsek Sekupang AKP Buhedi Sinaga, dan Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba di Mapolsek Sekupang, Sabtu (5/3/2022), mengatakan, peristiwa ini berawal pada Senin (1/3/2022) sekira pukul 21.08 WIB.

Kemudian pelapor saat berada di rumahnya mendapat laporan dari bawahannya yaitu security berinisial J, yang saat itu bekerja shift sore saat melakukan patroli sekira pukul 21.00 WIB ada melihat sekelebat bayangan orang di dekat Gedung HLC. Kemudian banyangan itu didekati dan dipantau, ternyata memang betul ada 1 orang pria yang kemudian manjat ke atas plafon gedung.

Kemudian security J memanggil bagian enginering dan melakukan pengecekan bagian instalasi karena ada lampu yang tidak menyala saat itu.

Dan didapati ada bagian kabel yang terpotong. Lalu pelapor langsung meluncur ke lokasi dan karena dipanggil-panggil, pelaku tidak mau turun.

Kemudian pelapor menghubungi jajaran Polsek Sekupang untuk meminta bantuan menangkap pelaku. Setelah personil Polsek Sekupang datang dan membujuk pelaku, akhirnya pelaku bersedia turun. Kemudian pelaku F dan BI dan barang bukti dibawa ke Polsek Sekupang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Barang Bukti yang diamankan yakni; 1 gunting pemotong seng, 1 gunting pemotong kawat/besi, 1 Motor Yamaha Jupiter, 2 gulung kabel listrik. Atas kejadian tersebut kerugian sebanyak Rp 20 juta.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N melalui Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Surya Wardana membenarkan peristiwa pencurian dengan pemberatan (Curat) yang dilakukan pelaku F dan BI.

“Kedua pelaku sudah diamankan oleh unit Reskrim Polsek Sekupang dan akan dilakukan pengembangan lebih lanjut. Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 363 ayat 1 ke 4e dan 5 e KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun,” ujar Kapolsek.(*/srd)