Peletakan batu pertama Gedung MWCNU Batam Kota di Kavling KSB Belian Blok A Nomor 5, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Minggu (13/2). Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Harlah Nahdlatul Ulama (NU) dan Haul Gusdur ke-12 digelar bareng dengan khitanan massal dan peletakan batu pertama Gedung MWCNU Batam Kota di Kavling KSB Belian Blok A Nomor 5, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Minggu (13/2). Turut hadir Wakapolresta Barelang AKBP Junoto, SIK.

Ketua Panitia, HM Romli S.Pd.I mengatakan, dirinya mewakili pengurus MWCNU berharap peletakan batu pertama sampai dengan akhir dapat terlaksana, dan dalam pembangunannya akan dibangun menjadi 4 lantai.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat dengan dilaksanakan kegiatan peletakan batu pertama sebagai simbol dan mari kita tancapkan bersama sama kepada NKRI,” ujarnya.

Dikatakannya, dengan sudah ditancapkan batu pertama mari bersama sama kita sebagai warga NU kita tancapkan lagi sedalam dalamnya, melaksanakan akidah al sunah wal jamaah yang menghormati semua umat. Kami butuh dukungan dari semua pihak untuk menguatkan akidah untuk menjadi pondasi para generasi generasi kita,” ujar.

Ketua PC NU Kota Batam menyampaikan mudah-mudahan apa yang menjadi Hajat NWCNU segera tercapai.

“Semenjak Covid-19 kita jarang ketemu karena banyaknya pembatasan kegiatan, namun hal tersebut tidak boleh menyurutkan tali silaturahmi kita,” tambahnya.

Kepala Biro Kesra Provinsi Kepri Ayub, SE, M.Si mengucapkan terimakasih kepada TNI Polri yang sudah dapat menekan angka Covid-19 di Provinsi Kepri dan Batam Khususnya.

“Belakang ini angka Covid 19 naik, untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan serta terus menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Lanjutnya, kalau angka Covid 19 meningkat, otomatis tidak bisa melakukan kegiatan kegiatan silaturahmi seperti ini.

“Untuk itu kami mengharapkan kepada seluruh masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Marilah kita bersama-sama dan bersinergi untuk membangun negeri ini,” harapnya.

Khatib PBNU Tausiah KH. Muhammad Aunullah A’la Habib, Lc mengajak agar bersyukur pada Allah SWT yang sudah banyak memberikan nikmat dan mensyukuri apa yang telah diberikan, agar nikmatnya bertambah sehingga bisa menjadi orang yang bermanfaat.

“Kita harus menyadari bahwa banyak nikmat yang kita dapat di antaranya menjadi hambanya Allah SWT, menjadi umatnya Nabi Muhammad SAW, menjadi orang NU, Umat Islam paling banyak di NU untuk itu mari kita menjadi warga NU yang bermanfaat bagi masyarakat banyak,” ujarnya.

Lanjutnya, ulama-ulama NU harus mampu berkontribusi untuk Bangsa Indonesia.

“Kita harus tetap menjaga warisan leluhur kita yang baik supaya generasi kita ke depan semakin rukun dan dapat sama-sama menjaga NKRI,” pesannya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan Prosesi peletakan batu pertama Gedung MWCNU Kecamatan Batam Kota, dan prosesi pemberian sertifikat dan Alquran secara simbolis kepada perwakilan peserta yang melaksanakan khitanan massal.(*/srd)