DM (17) dan DS (16) berpakaian tahanan diapit dua polisi. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Pembobol mini market Indomaret Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, berhasil dibekuk jajaran Polsek Nongsa. Pelakunya bocah bawah umur, yakni; DM (17) dan DS (16). Keduanya ketagihan bermain game online untuk beli chip.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Nongsa Kompol Yudi Arvian, SIK mengatakan, kasus tersebut berawal pada Rabu (10/12/2021) sekira pukul 10.00 WIB, saat korban tiba di Indomaret, lalu masuk ke dalam menuju ke bagian kasir dan bertemu karyawati berinisial P. Lalu P berkata kepada korban bahwa uang di dalam laci sebesar Rp. 400 ribu sudah tidak ada lagi.

“Kemudian korban menelpon tim server jaringan Indomaret untuk membuka vidio rekaman CCTV. Kemudian Korban membuka rekaman CCTV menggunakan komputer Indomaret,” ujar Yudi Arvian didampingi Kasi Humas AKP Tigor Sidabariba, SH dan Kanit Reskrim Polsek Nongsa Iptu Sofiyan Rida, SH, MH saat Konferensi Pers di Mapolsek Nongsa, Jumat (11/2) sekira pukul 13.30 WIB.

Lanjut Kapolsek, saat dicek di CCTv, terlihat pada pukul 03.30 WIB pelaku berjumlah 2 orang masuk ke dalam toko dengan cara merusak pintu gudang toko di lantai II. Kemudian pelaku memasuki area penjualan di lantai 1 toko, langsung menuju ke meja kasir dan membuka laci-laci yang ada di meja kasir.

“Pelaku mengambil uang penjualan toko serta mengambil rokok yang tersusun dan terpajang di steling belakang meja kasir dan mengambil beberapa slop rokok yang tersimpan di dalam laci,” paparnya.

Kemudian pelaku meninggalkan lantai 1 menuju pintu keluar di lantai 2. Setelah itu korban memeriksa pintu teralis pada lantai 2 dan melihat telah dalam keadaan rusak.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 4.428.700, kemudian korban membuat Laporan Polisi ke SPKT Polsek Nongsa guna proses Lebih lanjut,” ucapnya.

Setelah adanya laporan ke Polsek Nongsa kemudian team opsnal melakukan penyelidikan, berdasarkan informasi dari mayarakat sumber terpercaya bahwa salah satu ciri-ciri pelaku sedang berada di Simpang Sekolah Ibnu Sina Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil.

Kemudian Unit Opsnal Polsek Nongsa langsung menuju ke lokasi. Kemudian tim langsung mengamankan pelaku DM. Kemudian, dilakukan pengembangan, pelaku DS diamankan di Kavling Baru, Kelurahan Kabil.

Dari pengakuan pelaku, pencurian tersebut sudah direncanakan sehari sebelumnya. Kedua pelaku mendatangi Indomaret dengan cara memanjat ke Ruko Lantai 2, kemudian mencongkel karet pintu kaca sehingga pintu kaca terbuka. Setelah terbuka, masih ada pintu tralis sehingga kedua tersangka mendorong pintu trails bagian bawah sampai bengkok. Selajutnya masuk melalui pintu tralis yang sudah bengkok tersebut.

“Setelah masuk kedua tersangka langsung turun ke lantai 1 melalui tangga, dan mengambil uang yang ada di kasir serta rokok yang terletak di belakang kasir,” paparnya.

Kedua pelaku pada saat masuk ke dalam Indomaret menutup kepala menggunakan baju untuk menghindari kamera CCTV. Menurut keterangan pelaku, mereka menjual hasil curian tersebut untuk membeli chip dan bermain game.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 Ayat (2) KUHPidana Jo Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 tentang SPPA (sistem peradilan pidana anak).

“Ancaman hukuman paling lama sembilan tahun penjara,” ujar Yudi Arvian.(*/srd)