Ruangan Fraksi Hanura DPRD Kota Batam yang terbakar.

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Peristiwa Kebakaran di Ruangan Fraksi Hanura DPRD Kota Batam, murni karena korsleting. Kini, police line yang dipasang di lokasi kebakaran dicopot.

Kapolsek Batam Kota, Kompol Nidya Astuty Wilhelmina, SIK, Gelar Press Release Terkait Hasil Penyelidikan Peristiwa Kebakaran di Ruang Fraksi Hanura DPRD Kota Batam yang didampingi oleh Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba, S.H, Kanit Reskrim Polsek Batam Kota Yustinus Halawa, S.H., M.H bertempat di Mapolsek Batam Kota, Rabu (2/2) Sekira Pukul 11.30 WIB

Berawal Pada hari selasa (11/1) sekira pukul 11.00 WIB, pada saat itu pelapor berada di ruang staf Fraksi Hanura DPRD Kota Batam sedang bekerja dan mencium adanya bau asap dan saat itu pelapor melihat ada asap yang keluar dari ruangan fraksi Hanura yang tepat berada di depan ruangan pelapor, saat itu pelapor keluar dari ruangannya dan melihat sudah banyak asap mengepul didalam ruangan fraksi sehingga pelapor langsung berlari keluar dan memberitahukan kepada saksi yang berada di dekat pintu masuk bagian belakang gedung DPRD Kota Batam.

Nidya mengatakan, terkait hasil penyidikan peristiwa kebakaran itu, dimana dalam hal ini sudah terbit laporan polisi.

“Selama proses penyelidikan berlangsung, untuk saksi-saksi sudah dimintai keterangan sebanyak 5 orang yang berada di seputaran ruangan Partai Hanura tersebut termasuk pegawai Fraksi Partai Hanura,” ujarnya.

Dijelaskan, dalam hal ini tindakan yang sudah dilakukan pada saat terjadi kebakaran yakni dengan mendatangi TKP, membuat laporan polisi, memasang police line, pemeriksaan saksi, memanggil tim identifikasi dari Polresta Barelang, serta tim Puslabfor dari Polda Riau untuk dilakukan pemeriksaan secara laboratorium forensik Polri dan melakukan dokumentasi.

Pada tanggal 21 januari 2022 setelah dilakukan olah TKP oleh Tim Polda Riau didapati hasil Berdasarkan Hasil Pemeriksaan yang di keluarkan oleh Kepala Bidang Laboratorium Forensik Polda Riau AKBP Ir. Yani Nur Syamsu, M.Sc dengan Nomor. Lab : 0078/FBF/2022 Tanggal 24 Januari 2022, dengan Kesimpulan yakni Lokasi Api Pertama Kebakaran (LAPK) berada di bagian Timur rang dewan fraksi Partai Hanura lantai 1 (satu) gedung DPRD Kota Batam yang terbakar.

“Yang kedua penyebab kebakaran adalah tersulutnya barang-barang yang mudah terbakar di lokasi api pertama kebakaran seperti plafon, lemari, meja, sofa kursi dan barang lainnya oleh percikan/bunga api dari proses hubung longgar (loose contact) pada sambungan kabel instalasi listrik jenis serabut ukuran 2 x 1 mm². pada exhaust far / blower dengan kabel listrik lampu yang menyebabkan hubungan pendek / konsleting listrik. Dikuatkan dengan hasil pemeriksaan saksi-saksi tidak ditemukan adanya dugaan tindak pidana.

“Setelah kita adakan Press Release ini, penyidik Polsek Batam Kota melakukan pembukaan police line dan menandatangani berita acara pembukaan police line yang di saksikan oleh Sekwan DPRD Kota Batam Aspawi Nangali, S.SOs,” ucap Nidya.

Karena sudah keluar hasil dari Puslabfor dari Polda Riau, Sekwan DPRD Kota Batam ASP Awi Nangali, S.SOs mengapresiasi Polsek Batam Kota dan Polresta Barelang atas cepatnya penanganan proses penyelidikan peristiwa kebakaran tersebut bahwa penyebab kebakaran tersebut dapat di pastikan dikarenakan adanya hubungan pendek / konsleting listrik.

“Terkait hal ini Polsek Batam Kota menyatakan proses penyelidikan kebakaran yang berada di Ruang Fraksi Hanura DPRD Kota Batam kami hentikan,” ungkapnya.(*/srd)