Jajaran Sat Resnarkoba Polresta Barelang saat mengekspos kasus narkotika, Kamis (27/1). Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Jajaran Sat Resnarkoba Polresta Barelang berhasil mengamankan 10 pelaku kasus narkotika di tempat berbeda di Batam. Kini, mereka mendekam di sel tahanan Polresta Barelang.

Wakasat Resnarkoba Polresta Barelang, AKP River Hutajulu mengatakan, penangkapan awal terjadi pada Minggu (2/1), pihaknya mengamankan pelaku berinisial VK di depan Pom Bensin Bank BCA Kecamatan Batu Ampar dengan barang bukti sebanyak 128,7 gram Narkotika.

Kemudian, Selasa (4/1) mengamankan pelaku dengan berinisial TS di simpang lampu merah Kepri Mall dengan barang bukti sebanyak 2,5 Gram Narkotika.

Pada tanggal (6/1) mengamankan pelaku dengan inisial SMP di kios B1 dengan Barang bukti sebanyak 0.47 Gram Narkotika.

Pada Kamis (6/1) berhasil mengamankan Pelaku dengan inisial HHM di pasar baru dengan barang bukti sebanyak 0.57 Gram Narkotika.

Kemudian Minggu (9/1) Satresnarkoba berhasil mengamankan pelaku MR dan RY di Kampung Aceh Kota Batam dengan barang bukti sebanyak 42 Gram narkotika.

Kemudian dilakukan kembali penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku inisial P, dan JS, keduanya oknum Satpol PP dan SR di Baloi Persero dengan barang bukti sebanyak 16,38 Gram Narkotika.

Pada Senin (24/1) kembali berhasil mengamankan pelaku inisial JT di parkiran Hotel Golden Gate dengan barang bukti sebanyak 11,6 Gram Narkotika.

“Total keseluruhan barang bukti sebanyak 57,14 Gram Narkotika jenis serbuk kristal yang diduga Narkotika jenis sabu. Dan tembakau yang dicampur dengan Narkotika jenis daun ganja dengan berat 145,08 Gram,” ujar Wakasat Resnarkoba Polresta Barelang AKP River Hutajulu, SH didampingi Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba.

Atas perbuatannya pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu di jerat dengan Pasal 112 (1) Jo 114 (1) Jo 132 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan Ancaman hukuman paling singkat 5 tahun paling lama 20 tahun dengan denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

Untuk penyalahgunaan Narkotika Jenis Daun Ganja di jerat dengan Pasal 111 (1) Jo 114 (1) Jo 132 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

Terkait dengan pasal 111 (1) ancaman hukuman paling singkat 4 tahun paling lama 12 tahun dengan denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 3 miliar.

Sementara itu Kepala Satpol PP Batam Reza Rezaldi Khadafi, saat dikonfirmasi wartawan terkait anggota yang terlibat narkoba, mengatakan, ia masih akan memastikan.

“Saya pastikan dulu, karena ada 600 lebih anggota kita,” ujarnya.

Namun, seandainya benar, ia menyayangkan perbuatan anak buahnya itu. Padahal jauh-jauh hari dirinya sudah memberikan peringatan, agar menjauhi barang terlarang itu.

“Sudah saya sampaikan dengan keras, jangan sampai ada lagi yang bersentuhan dengan barang itu,” ungkapnya.(*/srd)