Tersangka kasus perjudian di Polresta Barelang.

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Jajaran Polresta Barelang menggerebek perjudian berkedok gelper, Senin (10/1). Lokasinya di Kedai Kopi Berdikari Jaya, Pasar Jodoh, Lubukbaja, Batam. Sebanyak 14 orang diamankan.

Kapolresta Barelang Kombes Nugroho Tri Nuryanto, Jumat (14/1) pagi, saat ekspos kasus perjudian itu mengatakan, saat dilakukan penyelidikan oleh pihaknya, ternyata ada unsur judinya.

“Permainan ketangkasan elektronik (Gelper) ini terpenuhi unsur judinya. (Mesin) yang menang keluar koin lalu ditukar uang,” ungkap Kapolresta Nugroho Tri Nuryanto.

Dalam kasus ini diamankan sejumlah orang. Mereka adalah; suami istri Hasudungan Simbolon dan Yanti yang merupakan pemilik warung. Hasudungan Simbolon juga berperan sebagai wasit.

Hestiana (wasit). Manuardi Siregar, Candra Siregar, Antonius Simbolon, Renold Eduar, Dina Deka, Sri Dewi, Monalisa, Dea Putri, Asrizal Freddy, Bambang Wira, dan Risfa Putra, selaku pemain.

Pada kesempatan itu, Nugroho menegaskan akan menindak tempat-tempat yang mengandung unsur judi, dan yang tidak dilengkapi perizinan dari instansi terkait.

“Judi penyakit masyarakat, akan kita sikat,” tegasnya.

Dijelaskan Nugroho, Gelper itu baru sepekan beroperasi. Barang bukti uang yang diamankan dari pemain sebanyak Rp 190 ribu, dan uang dari wasit Rp 1.007.000 serta tiga master mesin tembak ikan, kumbang dan burung.

“Para tersangka dijerat Pasal 303 KUHP junto 303 bis ancaman maksimal 10 tahun penjara,” tegasnya.(*/red)