Demo buruh di Kota Batam, Senin (13/12). Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Ribuan buruh di Kota Batam kembali turun ke jalan. Mereka menggelar demo susulan di gedung Graha Kepri Batam Center, Senin (13/12). Setelah 5 hari lalu tidak membuahkan hasil, atas tuntutannya kepada pemerintah setempat.

Pantauan di lapangan, rombongan buruh bergerak dari arah Batuaji, Mukakuning, Kabil, Batuampar dan Batamcentre. Mereka mengendarai kendaraan roda dua dan empat menuju simpang Kepri Mall. Dan berakhir di depan Gedung Graha Kepri di Batamcentre atau Samsat.

“Macet lagi bang, jalan di Batam karena ada demo buruh,” ujar Ahmad.

Aksi ini dilakukan karena belum adanya titik temu atas tuntutan buruh kepada Pemerintah Provinsi Kepri atas penetapan UMK Tahun 2022 Kota Batam.

Para buruh yang tergabung dalam Aliansi Serikat Pekerja/ Serikat Buruh se-Kepri berkumpul di Jalan Ahmad Yani, depan gedung bersama Pemko Batam, sekitar pukul 11.30 WIB. Dijadwalkan, demo ini akan berlangsung selama 5 hari berturut-turut, mulai Senin hingga Jumat (13 – 17/12).

Sebelumnya, aliansi Buruh Batam ini menggelar demo selama 5 hari berturut-turut mulai tanggal 6 hingga 10 Desember 2021.

Dalam aksinya, buruh menuntut agar Gubernur Kepri mencabut Kasasi, mematuhi putusan PTUN Tanjungpinang dan PTTUN Medan tentang UMP Kepri dan UMK Batam 2021. Gubernur Kepri segera merevisi SK Nomor 1373 Tahun 2021 tentang UMK 2022. Apabila tidak melaksanakan azas-azas umum pemerintah yang baik (AAUPB), maka lebih baik mengundurkan diri.(*/red)