RD (35), pegawai Pegadaian yang diduga mengembat 16 potong emas saat ditangkap polisi. Foto:ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Sebanyak 16 potong emas seberat sekitar 200 gram yang disimpan di brankas Pegadaian Mega Legenda, Batam, hilang. Pria berinisial RD (35) sebagai petugas pengelola agunan nasabah di pegadaian tersebut dibekuk polisi.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Reza Morandi Tarigan saat ekspos kasus tersebut, Selasa (9/11), mengatakan, ratusan gram emas itu hilang pada Senin, 12 Oktober 2020 silam. Atas raibnya emas itu, D selaku pimpinan menanyakan kepada RD. Apakah kemungkinan salah penyimpanan.

Namun RD mengaku tidak tahu atas keberadaan emas tersebut. “Tak tau saya buk,” ujar Kasat menirukan pengakuan RD saat ditanya D.

Keesokan harinya, meski ditanya kembali terkait raibnya ratusan gram emas itu, RD mengaku tidak mengetahui keberadaan emas itu.

Selanjutnya, D mendapatkan jika 16 potong emas setelah dilakukan pengecekan tidak ada salah penyimpanan atau salah memberikan kepada nasabah. Yang ada saat itu hanya 52 potong emas, sedangkan 16 potong tidak ditemukan.

Tak lama berada di kantor, RD menghilang tanpa kabar. Saat dihubungi, teleponnya tidak aktif.

Selanjutnya, pihak pegadaian melakukan audit internal. Hasilnya diketahui ada 20 potong emas yang raib. Kasus tersebut dilaporkan ke polisi.

RD ditangkap. Pria ini mengakui jika ia yang mengembat emas tersebut. Dan uang hasil penjualan emas itu sebesar Rp 1,2 miliar ludes untuk berfoya-foya. Tersisa hanya Rp 1,2 juta.

Ditegaskan Kasat, atas kasus tersebut, pelaku menyalahgunakan kewenangannya sebagai pengelola agunan dengan cara mengeluarkan barang dari brankas Pegadaian tak sesuai prosedur, dan digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Pelaku dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP ancaman minimal 4 tahun dan paling lama 20 tahun penjara,” tegasnya.(*/red)