RA, tersangka kasus penjambretan di kantor polisi. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Remaja ini sudah pernah melakukan penjambretan. Namun, setelah keluar dari penjara, kembali mengulanginya lagi. Ini yang dilakukan RA. Pria berusia 16 tahun ini ditangkap polisi dalam kasus yang sama, Selasa (9/11) malam.

Kini, RA meringkuk di balik jeruji sel tahanan di Mapolsek Lubukbaja, Batam, Kepulauan Kepri.

Kapolsek Lubukbaja AKP Budi Hartono kepada wartawan, mengatakan peristiwa penjambretan itu dilakukan RA dan Jijon yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) di wilayah hukum Polsek Lubukbaja pada Rabu (3/11) sekitar pukul 19.30 WIB.

Malam itu, korban bernama Meity Lumongga sedang berjalan kaki sepulang dari Gereja Santo Petrus. Sesampai di jalan raya, turunan Rumah Sakit Santa Elisabeth Lubukbaja, muncul pelaku yang berboncengan naik motor dari arah belakang sebelah kanan.

Lalu, pelaku yang dibonceng langsung menarik paksa tas milik korban dari bahu kanannya. Berhasil mendapatkan tas korban, pelaku kabur menggeber motornya. Tas sandang hitam berisi 5 HP berbagai merek, uang Rp 300 ribu serta dokumen pribadi. Total kerugian sekitar Rp 5 juta.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 ayat (2) ke 2e KUHP ancaman paling lama 12 tahun penjara.

Untuk diketahui, pelaku meski di bawah umur, tetapi sudah menikah, meski hanya nikah siri. Pelaku juga merupakan residivis tindak pidana pencurian dengan pemberatan pada Maret 2021.

“Karena kembali berulah, status diversi anak berhadapan dengan hukum bisa gugur,” papar kapolsek.(*/red)