Tim Basarnas saat melakukan persiapan pencarian korban di PT ASL Shipyard. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Hubertus Dewa alias Deni (28), pekerja di PT ASL Shipyard mengalami laka kerja. Pria ini tewas setelah terjatuh ke laut dari ketinggian 10 meter, Selasa (2/11) pukul 20.00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Ipda Budi Santosa, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (3/11) pagi, mengatakan, pekerja tersebut sempat jatuh ke laut.

“Diduga terjatuh ke dalam laut, saat ini dalam pencarian,” kata Budi.

Malam itu, Deni yang merupakan warga Perumahan Citra Indomas II, Tanjunguncang, Batuaji itu lembur di tempat kerjanya, PT ASL Shipyard.

Saat mengisi air bersih ke salah satu kapal di sana, kakinya terpeleset, sehingga korban jatuh dari ketinggian sekitar 10 meter.

Pencarian langsung dilakukan, namun Deni tidak ditemukan. Akhirnya kejadian peristiwa itu diberitahukan kepada petugas.

Plh Kakansar Tanjung Pinang sekaligus Kepala Sesi Operasi dan Siaga, Miswadi, mengatakan, setelah mendapat laporan tersebut, Tim Basarnas melakukan pencarian dengan menurunkan rubber boat, rescue truk, rescue Clcar d-mak, alat selam, palkom, palmedis/evakuasi dan pakaian Covid-19.

“Begitu mengetahui kejadian ini, kami langsung turun ke lapangan dan melakukan pencarian,” katanya.

Akhirnya, pada Rabu siang, Deni ditemukan dengan kondisi tidak bernyawa. Jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Embung Fatimah, Batuaji.

Sementara itu, pihak PT. ASL Shipyard yang beralamat di Jalan Brigjend Katamso, Tanjunguncang, Batuaji itu, enggan memberikan keterangan kepada wartawan.

“Tidak bisa masuk pak,” kata salah seorang sekuriti.(*/red)