SPBU Nomor: 14294.718, samping Gedung LAM Batam. Foto: BatamLagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Sekitar 8 bulan, peredaran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium sudah langka. Kini, BBM Premium atau bensin sudah “hilang” dari sejumlah Stasiun Penyisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Batam.

Pantauan di lapangan, SPBU di Batam sudah tidak menjual bensin lagi, seperti di SBPU wilayah Kecamatan Sagulung, Batuaji, Tiban Sekupang, Jodoh Batuampar dan Batamcentre.

Hilangnya peredaran bensin dari pasaran berlangsung secara bertahap. Awalnya, stok dikurangi di beberapa SPBU. Hingga akhirnya secara permanen tidak lagi menjual jenis BBM yang harganya Rp 6.450 itu.

“Sudah tidak ada lagi bensin di Batam ini, bang. Yang ada pertalite dan pertamax. Itu pun untuk mengisinya antri panjang,” ujar Amir, warga Sekupang saat ditemui di SPBU Vitka.

Sementara itu, warga Batuaji dan Sagulung juga kesulitan untuk mendapatkan bensin. Bahkan sejak Maret lalu, sudah tidak menjumpai bensin lagi.

“Yang ada sekarang pertamax dan pertalite saja bang. Kalau masih ada bensin, ekonomi saya masih membantu juga. Kalau begini tambah pusing cari duit,” ucap Andi, yang sehari-hari menjadi driver online ini yang juga mengaku harus antri untuk membeli pertalite, Selasa (2/11).

Sedangkan di SPBU, samping Gedung LAM Batamcentre, sejak akhir September sudah tidak jualan bensin lagi.

“Sekitar akhir bulan September sudah tidak ada bensin lagi,” ujar salah seorang operator.

Seorang pengendara motor yang ditemui di SPBU Nomor: 14294.718 tersebut, juga mengaku kerap mengatri untuk mendapatkan pertalite yang harganya Rp 8 ribu. Di SPBU tersebut juga menjual Pertamax Turbo 98 Rp 12.700, Pertamax Rp 9.400, dan Bio Solar Rp 5.150.

“Susah juga untuk beli pertalite harus antri panjang bang. Macam beli bensin aja, payah juga nih,” ujar Bambang.(*/red)