Polisi mengekpsor tiga pria yang terlibat dalam kasus perampokan di Bengkong, berinisial AH (34), Z (33), dan DF (34). Foto: ist 

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Tiga orang pria yang terlibat dalam kasus perampokan di Bengkong, dibekuk polisi. Ketiganya berinisial AH (34), Z (33), dan DF (34) yang berperan sebagai orang yang menggadaikan barang kejahatan.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Reza Morandy Tarigan dalam konferensi pers didampingi Wakasat Reskrim AKP Juwita Oktaviani, serta Kasi Humas Iptu Tigor Sidabariba di Lobby Mapolresta Barelang, Selasa (26/10), mengungkapkan, peristiwa itu terjadi di Proyek Trinity, samping sekolah Mondial, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong.

Saat itu, pelaku mengambil barang milik PMB yang saat itu sedang tertidur lelap di dalam pos proyek. Aksi para pelaku dipergoki AN yang merupakan teman PMB.

Lalu, pelaku Z mengeluarkan pisau dapur warna hitam karat, gagang kayu berbahan stainless steel yang diselipkan di bagian pinggang sebelah kiri. Pisau itu langsung ditikamkan ke arah AN, sehingga korban mengalami luka tusuk di bagian dagu. Pelaku lalu kabur.

Pada Minggu (17/10) sekira pukul 06.30 WIB, pelapor yang merupakan orang tua PMB pergi bekerja sebagai Security di proyek tersebut. Sesampai di proyek tersebut, pelapor mendapat laporan dari PMB dan AN, jika 1 handphone Merk Xiaomi Note 5 miliknya dicuri orang tak dikenal.

Dilihatnya, AN mengalami luka robek di bagian bawah bibir, sebelah kanan. Sehingga harus dijahit di rumah sakit.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian Sebesar Rp 2,5 juta. Peritiwa itu dilaporkan ke Polsek Bengkong, dan saat ini sudah dilakukan pelimpahan perkara oleh Sat Reskrim Polresta Barelang.

Saat ini kedua Pelaku beserta Barang bukti sudah diamankan oleh Satreskrim Polresta Barelang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 Jo Pasal 55 KUHPidana dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya.(*/red)