Suasana Pasar Toss 3000, Nagoya, Kecamatan Lubukbaja. Foto: Batamlagi.com

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Kasus pencurian di salah satu kios di Pasar Toss 3000, Nagoya, Kecamatan Lubukbaja, Sabtu (23/10) pagi, berakhir damai. Grasela, selaku korban telah memaafkan pelakunya, seorang ibu-ibu berinisial RB (41).

Peristiwa itu bermula, seperti pengunjung biasa yang belanja, pelaku masuk ke dalam kios korban yang berjualan kebutuhan dapur. Beberapa kali pelaku mondar-mandir. Lalu, pelaku berpura-pura mengambil plastik asoy yang digantung. Sementara pemilik kios, sibuk melayani pembeli.

Saat ada kesempatan, pelaku mengambil uang korban sejumlah Rp 4 juta dan memasukkannya ke dalam tas sandangnya.

Aksi pelaku terekam di CCTv. Pelaku yang mengenakan kerudung itu tak bisa mengelak saat uang ditemukan di dalam tas selempangnya itu.

Kabar peristiwa itu tersebut tersebar.  Para pengunjung pasar berbondong-bondong mendekat. Untung tak ada aksi anarkis. Pelaku yang mengaku tinggal di wilayah Batuampar itu digelandang ke kantor polisi. Namun korban tak bersedia melanjutkan kasus pencurian tersebut, karena merasa kasihan terhadap pelaku. Apalagi tidak ada kerugian.

Kapolsek Lubukbaja, AKP Budi Hartono yang dikonfirmasi wartawan, Minggu (24/10), juga membenarkan adanya perdamaian antara korban dan pelaku.

“Kedua belah pihak memilih menyelesaikan permasalahan dengan cara berdamai. Para pihak berdamai dengan membuat surat perdamaian disaksikan beberapa pihak,” tegas Kapolsek.

Pada kesempatan itu, Budi Hartono juga mengimbau, agar pedagang tetap waspada dan tidak lalai saat menjalani kegiatannya.

“Dalam kondisi yang sulit (saat ini), kejahatan tidak mengenal waktu. Tetap waspada,” imbaunya.(*/red)