Petugas saat mengevakuasi jenazah Riadi, warga Perumahan Cipta Asri. Foto:ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Warga Perumahan Cipta Asri di Kelurahan, Tembesi Kecamatan Sagulung, geger. Seorang warga, Riadi yang tinggal di Blok G Nompr 77, ditemukan tewas dalam kondisi mulai membusuk, Kamis (14/10).

Informasinya, pada Selasa (12/10), pria kelahiran Blitar, 19 Februari 1969 itu masih berinteraksi dengan tetangganya.

Lalu pada keesokan harinya, Rabu (13/10), tetangga korban melihat pintu rumah Riadi terbuka. Namun, belum ada kecurigaan.

Hingga akhirnya, korban diketahui meninggal pada Kamis(14/10) sekitar pukul 18.00 WIB.

Orang yang pertama kali melihatnya adalah pengantar air galon yang biasa antar jemput minuman. Dilihatnya, Riadi sudah meninggal di atas sofa yang ada di ruang tamu rumahnya.

Penemuan itu pun tersebar. Warga berbondong-bondong ke lokasi untuk melihat lebih dekat. Ada juga yang melapor ke polisi.

Kapolsek Sagulung Iptu Mohammad Darma Adriyaniki kepada wartawan mengatakan, setelah pihaknya menerima informasi tersebut, jajaran Polsek Sagulung bersama dengan inafis Polresta Barelang langsung menuju ke TKP.

Dikatakan Niki, kondisi tubuh Riadi saat ditemukan sudah mengalami pembusukan. Namun, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban yang sehari-hari bekerja sebagai cleaning service di SMP Theodore Sei Jodoh.

“Korban meninggal dua hari sebelum ditemukan,” ungkap Niki, Jumat (15/10) siang.

Dijelaskan, diperoleh keterangan dari tetangga korban, bahwa korban pernah menjalani operasi batu ginjal.

“Kuat dugaan, korban meninggal karena sakit,” ucapnya.

Polsek Sagulung, tambahnya, juga masih tetap menunggu hasil pemeriksaan medis. Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUD-EF) Batuaji. Sementara itu, barang-barang korban tidak ada yang hilang.

“Barang-barang korban tidak ada yang hilang,” tegasnya.(*/red)