Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian dan kasat reskrim saat mengekspos kasus persetubuhan anak bawah umut dengan tersangka WS (21), Jumat (15/10).

NATUNA (BATAMLAGI.COM) – Pemuda berinisial WS (21) dibekuk jajaran Sat Reskrim Polres Natuna karena menyetubuhi Bunga, gadis bawah umur.

Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian kepada sejumlah wartawan, Jumat (15/10), mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan laporan pada 12 Oktober 2021 terhadap tindak pidana atas persetubuhan anak bawah umur.

Dikatakan Ike Krisnadian, peristiwa itu terjadi pada tanggal 4 Oktober 2021 sekira pukul 02.00 WIB. Dinihari itu, korban meninggalkan rumah untuk menemui tersangka WS. Perbuatan tak senonoh itu pun terjadi.

“Persetubuhan pertama dilakukan di semak-semak batu, areal Masjid Agung,” ujar Kapolres.

Usai peristiwa pertama itu, WS tidak langsung mengantarkan korban pulang, tetapi malah membawanya pergi. Perbuatan yang selayaknya dilakukan pasutri itu dilanjutkan oleh pelaku di rumah kosong di wilayah Desa Tapau, Kecamatan Bunguran Tengah. Atas perbuatannya itu, pelaku dan korban diamankan kepala desa setempat.

“Pada tanggal 12 Oktober 2021 tersebut, korban dan tersangka diamankan oleh Kepala Desa setempat,” ujar Ike Krisnadian.

Saat diintrogasi oleh Kepala Desa dan perangkat Desa setempat, tersangka mengakui jika sudah melakukan perbuatan terlarang itu sebanyak 3 kali.

Ditambahkan Kasat Reskrim Polres Natuna, Iptu Ikhtiar Nazara, atas kasus tersebut, pihaknya telah mengamankan barang bukti, 1 HP, switer warna hijau tua, satu helai celana panjang jins warna hitam, 1 helai celana dalam warna hijau tua, 1 tas ransel warna hitam, dan 5 lembar surat dari tersangka yang ditujukan kepada korban.

“Kita sangkakan kepada pelaku tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun,” tegasnya.(*/red)