Yusuf (23), tersangka kasus penggelapan uang di Alfamart. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Polisi mengamankan Yusuf (23), tersangka kasus penggelapan uang di Alfamart yang beralamat di Bukit Permata Blok Utama nomor 1, Tembesi, Kecamatan Sagulung. Pria ini diduga menggelapkan uang mencapai Rp 45 juta.

Kapolsek Sagulung, Iptu Niki kepada wartawan, Minggu (10/10), mengatakan, pelaku yang merupakan warga Tiban Riau Bertuah Tahap III Blok A nomor 1 Kecamatan Sekupang ini dilaporkan menggelapkan uang di tempat kerjanya, Alfamart.

“Total uang yang digelapkan sekitar Rp 45 juta,” ujar Niki.

Dikatakan Niki, peristiwa itu bermula pada Sabtu (31/7) sekira pukul 09.30 WIB. Yusuf yang merupakan karyawan Alfamart (second man) datang ke tempat kerjanya tersebut. Lalu, mengambil uang Rp 36.100.800 dari brankas dan Rp 9.472.200 diambil dari meja kasir.

“Begitu pemilik Alfamart tiba di lokasi, uang dari brankas sudah tak ada lagi, begitu juga uang di dalam meja kasir,” kata Niki.

Karena perbuatannya itu, pelaku dilaporkan kepada pemilik Alfamart. Apalagi pelaku pergi dan tidak kunjung kembali ke Alfamart.

Atas laporan tersebut, jajaran Unit Reskrim Polsek Sagulung melakukan penyelidikan di lapangan. Pada Kamis (7/10), Yusuf berhasil diringkus.

“Setelah kita kembangkan, unit Reskrim berhasil mengetahui keberadaan pelaku. Ia (pelaku) diringkus dan dimintai keterangan,” paparnya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 1 handphone merek Vivo milik Alfamart.

Kepada polisi, Yusuf mengaku, jika uang milik tempat kerjanya yang diambilnya tersebut digunakan untuk keperluan sehari-hari. Kini, pelaku mendekam di sel tahanan Polsek Sagulung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Pelaku dijerat pasal 372 KUHPidana dengan ancaman penjara maksimal empat tahun,” tegasnya.(*/red)