ED, maling motor diamankan di Polsek Seibeduk. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.C0M) – Pencuri motor ini tak berkutik saat dibekuk jajaran Unit Reskrim Polsek Seibeduk, Kamis (30/9). Pelaku berinisial ED (18) ini ditangkap saat mau menjual motor curiannya melalui media sosial (Medsos) Forum Jual Beli Batam (FJB) itu kepada polisi yang menyamar sebagai pembeli.

Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur melalui Kapolsek Awal Sya’ban Harahap, dan Kasi Humas Iptu Tigor Sidabariba, SH, mengatakan, peristiwa ini bermula pada Rabu (29/9) sekira pukul 18.30 WIB, saat korban berinisial MEC memarkirkan motornya di kantor tempatnya bekerja di Mega Legenda, Batamcentre, untuk janjian bersama teman-temannya bermain badminton.

Usai mengunci stang motornya, korban bersama teman-temannya naik mobil menuju lapangan badminton. Pada Kamis (30/9) sekira pukul 00.30 WIB, korban tiba di kantor dan melihat sepeda motor Yamaha Mio Sporty miliknya sudah raib.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 5 juta. Korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Batam Kota.

Saat Unit Opsnal Reskrim Polsek Seibeduk melaksanakan giat monitoring wilayah Polsek Seibeduk, mendapat informasi dari masyarakat terkait orang yang akan menjual motor tanpa ada dokumen melalui Forum Jual Beli Batam (FJB) di facebook.

Mendapat informasi tersebut, Unit Opsnal langsung mengajak si penjual untuk cash on delivery (COD) di Pom bensin Tanjung Piayu, Kecamatan Seibeduk. Tak lama menunggu, pelaku datang membawa motor yang akan dijual. Saat itu, polisi yang menyamar sebagai pembeli membekuk pelaku.

Lalu, pelaku beserta barang bukti satu motor Yamaha Mio Sporty warna putih dan 1 gunting gagang warna hitam, yang digunakan sebagai alat bantu pencurian motor dibawa ke Polsek Seibeduk.

Setelah Unit Opsnal melakukan intrograsi, pelaku mengakui motor itu dicuri di wilayah Mega Lagenda, Batamcenter bersama temannya.

Kemudian Unit Opsnal meminta tunjukan dimana keberadaan temannya. Namun setelah dicari sampai ke wilayah Batu Merah, Kecamatan Batuampar, temannya tidak ketemu masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kemudian Unit Opsnal berkordinasi dengan Opsnal Polsek Batam Kota, ternyata benar ada Laporan Polisi (LP) nya. Kini, pelaku beserta barang bukti tindak pidana curanmor sudah diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Seibeduk.

“Pelaku dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman Hukuman Pidana Penjara Maksimal 7 Tahun Penjara,” tegasnya.(*/red)