Jajaran Ditresnarkoba Polda Kepri di ruang Binopsnal Ditresnarkoba Polda Kepri, saat memusnahkan narkotika pada Kamis (23/9). Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Jajaran Ditresnarkoba Polda Kepri di ruang Binopsnal Ditresnarkoba Polda Kepri memusnahkan narkotika pada Kamis (23/9). Di antaranya yang dimusnahkan adalah 2.315,9 gram sabu, 1.752 butir pil ekstasi dan 657 gram ganja kering.

Kanit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kepri, Hippal Tua Sirait, mengatakan, berdasarkan dari 6 laporan polisi didapati sebanyak 7 tersangka dengan Laporan Polisi serta berita acara pemeriksaan Labfor.

“Kita laksanakan pemusnahan barang bukti narkotika dengan 3 jenis berbeda,” ujar Hippal didampingi Paur II Subbid Penmas Bid Humas Polda Kepri Ipda Husnul Afkar.

Dijelaskan, barang bukti narkotika tersebut dimusnahkan dengan cara dilarutkan ke dalam air panas, dihancurkan dengan menggunakan blender serta dibakar yang disaksikan langsung oleh para tersangka dan tamu undangan dari Kejaksaan, BNNP Kepri, BPOM, Advokat dan LSM Granat.

“Total barang bukti yang diamankan sebanyak 2.315,9 gram sabu dan disisihkan untuk uji laboratorium sebanyak 105.24 gram, serta dimusnahkan sebanyak 2.186,46 gram. Sisanya sebanyak 24.2 gram untuk pembuktian di pengadilan,” tegas Hippal.

Untuk ganja kering, sebanyak 657 gram, disisihkan untuk uji laboratorium sebanyak 52.2 gram dan dimusnahkan sebanyak 599.8 Gram serta sisanya sebanyak 5 gram untuk pembuktian di pengadilan.

Petugas juga menghancurkan 1.752 butir pil ekstasi. “Ekstasi yang kita musnahkan disisihkan untuk uji laboratorium sebanyak 111 Butir dan dimusnahkan sebanyak 1.635 Butir serta sisanya sebanyak 6 butir untuk pembuktian di pengadilan,” kata Hippal.

Para tersangka terancam Pasal 114 Ayat (1), (2) dan atau Pasal 112 ayat (1), (2) dan atau Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tentang Narkotika.

“Ancaman hukuman Mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun atau paling lama 20 tahun,” tutupnya.(*/red)