Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. Foto/tangkapan layar

JAKARTA (BATAMLAGI.COM) – Pemerintah pusat melanjutkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 hingga 4 di luar Jawa-Bali, selama 2 minggu ke depan.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, maka akan dilakukan perpanjangan selama dua minggu, yaitu tanggal 21 September sampai dengan 4 Oktober 2021,” ujar Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam konferensi pers PPKM yang ditayangkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (20/9).

Dikatakan Airlangga, pengaturan pembatasan kegiatan masyarakat masih tetap sama dengan penerapan PPKM pada periode sebelumnya yang diberlakukan tanggal 7 hingga 20 September.

Lanjutnya, di (PPKM) Level 3 mall mulai bisa dioperasikan jam 10.00 sampai dengan jam 21.00, maksimal 50 persen kapasitas, (dan) skrining melalui aplikasi PeduliLindungi, Bioskop dapat dibuka dengan Prokes ketat dan maksimal 50 persen dari kapasitas. Mengenai hal ini akan diatur lebih lanjut dalam Inmendagri.

Menko Airlangga juga mengungkapkan perlu kehati-hatian terhadap masuknya varian baru. Maka itu, pintu masuk udara, laut dan darat perlu diperketat.

“Dalam hal ini, kita libatkan seluruh stakeholder. Kita harus mengantisipasi betul mengenai kemungkinan adanya gelombang ketiga,” tuturnya.

Berdasarkan salinan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 44 Tahun 2021, Selasa (21/9), Mendagri Tito Karnavian masih memberlakukan kebijakan PPKM Level 3 di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kepri.

Cakupan penerapan Level PPKM di Luar Jawa-Bali yang ditetapkan melalui Instruksi Mendagri, yakni sbb.:

  • PPKM Level 4 sebanyak 10 Kab/Kota
  • PPKM Level 3 sebanyak 105 Kab/Kota
  • PPKM Level 2 sebanyak 250 Kab/Kota
  • PPKM Level 1 sebanyak 21 Kab/Kota

Dalam Inmendagri yang diterbitkan pada Senin (20/9), seluruh aturannya sama seperti Inmendagri Nomor 41 Tahun 2021 yang diterbitkan pada Senin (6/9).

Seperti, pelaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas atau pembelajaran jarak jauh dengan kapasitas maksimal 50 persen, dan hanya diperuntukkan bagi sekolah tingkat SD hingga SMA/SMK negeri maupun swasta.

Tidak adanya pembatasan jam operasional supermarket, swalayan, maupun toko. Kemudian, industri dapat beroperasi 100 persen.

Kemudian, tempat ibadah seperti masjid, musala, gereja, pura, vihara, dan klenteng atau tempat lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah, diizinkan untuk mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah, dengan pengaturan kapasitas maksimal 25 persen atau maksimal 50 orang.(*/red)