BATAM (BATAMLAGI.COM) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam mengutuk keras kasus penyerangan terhadap Ustadz Abu Syahid Chaniago saat menyampaikan tausiah di Masjid Baitussyakur, Kelurahan Jodoh, Kota Batam, Senin (20/9) sekitar pukul 11.15 WIB.

Ketua Umum MUI Batam, KH Luqman Rifa’i S.Ag melalui surat nomor PS-01/DP-K-V-6/IX/2021 yang ditandatanganinya bersama Sekretaris Umum, H Syukri Ilyas S.Ag MA, menyatakan sikap atas peristiwa penyerangan terhadap ustadz tersebut.

1. Mengutuk keras terjadinya peristiwa penyerangan kepada Ustadz Abu Syahid Chaniago saat menyampaikan tausiah di Masjid Baitussyakur Jodoh.

2. Mendorong agar aparat penegak hukum (APH) untuk mengusut tuntas pelaku penyerangan tersebut dan menegakkan hukum seadil-adilnya.

3. Mengimbau kepada semua pengurus DKM masjid/musala untuk meningkatkan kewaspadaan keamanan terutama saat kegiatan keagamaan sedang berlangsung, agar peritiwa serupa tidak terjadi kembali di kemudian hari.

4. Mengharapkan kepada muslimin dan seluruh masyarakat tetap tenang dan waspada serta mempercayakan penanganan kasus ini kepada penegak hukum.

Diberitakan sebelumnya, pelaku penyerangan yang mengaku bernama Darmansyah tiba-tiba masuk ke Masjid Baitussyakur, dan langsung menyerang Ustadz Abu Syahid Chaniago yang tengah menyampaikan tausiah.

Ustadz yang sempat menghindar namun terkena tendangan pelaku hingga wajahnya dan bagian rahangnya cidera.

Di dalam masjid tersebut, pelaku berhasil ditangkap jemaah, kemudian diserahkan ke Polsek Batuampar. Kini penanganan kasus tersebut telah dilimpahkan ke Polresta Barelang.(*/red)