Kapal penyelundup yang berhasil ditangkap aparat di Batam. Foto: ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Kepala BNN Republik Indonesia, Komjen Pol Petrus Reinhardt Golose mengungkapkan rasa bahagia dan bangga atas partisipasi sejumlah lembaga negara yang ikut menjadi bagian sinergisitas, dalam pemberantasan penyelundupan dan peredaran Narkotika yang kerap memakai jalur laut.

“Saya merasa bahagia dan mengaperesiasi kekuatan gabungan yang memiliki niat besar untuk memberantas peredaran narkotika,” ujarnya di acara operasi laut interdiksi terpadu 2021, di Pelabuhan Batuampar, Kota Batam, Selasa (14/9).

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah kekuatan aparat keamanan di laut, seperti Korpolairud, Bea Cukai, Dirjen PSDKP, Dirjen Perhubungan Laut, menyatakan kesiapannya mendukung Badan Narkotika Nasional (BNN) memberantas penyelundupan narkotika di wilayah laut Indonesia yang sudah sangat meresahkan.

Dukungan tersebut dituangkan dalam bentuk kerja sama, dan masing-masing siap mengerahkan kekuatan kapal yang ada untuk membantu BNN mengejar para penyelundup yang sering memanfaatkan pelaku perikanan.

“Bukan hanya operasi narkotika, kita juga akan menyelamatkan ekonomi bangsa dari penyelundupan. Tapi tentunya dalam hal ini fokus utama operasi ini penyelundupan narkotika,” tegasnya.

Adapun yang akan menjadi perhatian penting jalur rawan narkotika yang menjadi perhatian di antaranya jalur Selat Malaka seperti Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sulawesi, Kalimantan.

“Sangat penting bagi kita untuk menjaga wilayah NKRI dari penyelundupan Narkotika, dan diharapkan dengan komitmen kita memberantas narkotika bisa menyelamatkan generasi bangsa,” kata Golose.

Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol Verdianto Iskandar menyatakan komitmennya untuk mendukung BNN dalam pemberantasan Narkotika.

“Operasi ini kita dukung dengan patroli polisi. Seluruh kapal ada 57 kita siapkan termasuk 3 helikopter untuk mendukung pengejaran dalam rangka pemberantasan,” tegasnya.(*/red)