Jasad Dimas (16), korban hanyut di parit Baloi Persero ditemukan petugas. Foto ist

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Dimas (16) korban yang terseret arus parit di Baloi Persero, ditemukan tak bernyawa di laut, Sabtu (4/9).

Usai dilaporkan hanyut di parit Baloi Persero, Tim Basarnas dan Polariud melakukan pencarian. Pencarian juga dilakukan di malam hari.

Ternyata, bocah yang sekolah di salah satu satu SMP di Lubukbaja kelas 9 itu ditemukan sekitar 4 mil dari lokasi kejadian. Penemuan korban dibenarkan Kepala Ops & Siaga Basarnas Tanjungpinang, Pos Sar Batam, Miswadi.

Sebelumnya, Pada Jumat (3/9), Dimas dinyatakan hilang usai mandi di parit Baloi Persero bersama tiga kawannya saat cuaca hujan. Tiba-tiba, korban terseret arus parit yang cukup kencang. Mengetahui Dimas hanyut, salah seorang kawannya langsung melapor ke warga sekitar. Kabar tersebut sampai ke Tim Sar dan Kepolisian.

Pencarian pun dilakukan dengan menyusuri hingga ke parit Taman Kota, Baloi dekat aliran ke laut. Hardianto, bapak korban turun melakukan pencarian.

“Tolong pak anak saya,” ujarnya sembari menangis kepada petugas. Akhirnya, jasad korban yang tinggal di Ruli Baloi Persero RT 05/ RW 01, tepatnya di belakang Indomobil berhasil ditemukan.(*/red)