Ilustrasi pelaku pencabulan di penjara.

BATAM (BATAMLAGI.COM) – Pengadilan Negeri (PN) Batam memvonis 3 tahun penjara kepada terdakwa kasus pencabulan, oknum dokter berinisial DS. Mendapat vonis tersebut, terdakwa tampak pasrah.

Vonis ini dibacakan Ketua Majelis Hakim, Nanang Herjunanto didampingi dua hakim anggota Dwi Nuramanu dan David Sitorus pada Kamis (2/9) sore.

“Menjatuhkan pidana penjara kepada DS (menyebut nama dokter) selama tiga tahun penjara. Dan memerintahkan terdakwa tetap berada dalam tahanan,” ucap Ketua Majelis Hakim dalam sidang yang digelar secara online. Majelis di PN Batam dan terdakwa di lapas.

Mendengarkan putusan tersebut, terdakwa yang mengenakan baju tahanan berwarna merah, mulut pakai masker, terlihat pasrah.

Vonis ini lebih tinggi dari tuntutan jaksa, yang menuntut agar terdakwa dihukum 1 tahun 2 bulan.

Hakim menyatakan, terdakwa melanggar Pasal 294 ayat (2) ke-2 KUHPidana sebagaimana dakwaan ketiga Penuntut Umum. Yaitu berbuat cabul kepada VS, pasiennya sendiri di ruang praktek salah satu klinik milik BUMN di kawasan KDA, Kecamatan Batamkota.

Tanpa sepengetahuan terdakwa, korban merekam adegan tak senonoh dengan selulernya. Lalu, vidio itu dikirim ke pacar korban yang sedang menunggu di luar kamar praktek. Pacar korban pun langsung menerobos masuk, sehingga pelaku kelabakan menghentikan aksinya. Kasus ini dilaporkan ke Polsek Batamkota.(*/red)